Download MP3 Alfiah
Ilmu Nahwu (Arabic Grammer-Red) dan berbagai ilmu agama lainnya berkembang satu demi satu. ilmu nahwu muncul bermula setelah bahasa Arab menyebar dan dipraktekkan oleh sebagian besar umat islam pada zaman keemasan islam, baik oleh bangsa Arab asli maupun yang bukan asli, seperti bangsa iraq, bangsa Mesir (egypt)
MAULIDIYAH 2011
Kamis Sore dan Jum'at malam (11/02) merupakan hari dan malam yang meriah bagi keluarga besar PP. Al-Anwar. Pada sore itu diselerenggarakan Acara temu alumni dan malamnya peringatan Harlah PP. Al-Anwar ke-44 sekaligus Maulidiyyah, yang merupakan puncak dari serangkaian acara yang digelar beberapa hari sebelumnya, yaitu lomba, Nadwah Fiqhiyyah, dan khitanan masal.
AUDIO ALFIAH LANGITAN
Kalau kalian suka dengan lagu-lagu islami asal langitan pasti kalian semua tau prediksi kiranya seperti apa Audio Nadhom alfiah ini, Audio muhafadhoh Nadzom Alfiah Ibnu malik ini iringan musiknya sangat berbeda dengan Nadzom alfiah milik anak didik dari Madrasah Ghozaliyah Syafi'iyyah (MGS) terlebih dengan nadhom afiah yang dilantunkan oleh rekan-rekan kita di Pondok Pesantren Al-Anwar tahun 80-an
23.4.11
Amal itu bermacam-macam sesuai keadaan manusia
22.4.11
TAFSIR JALALAIN KH. MAIMOEN ZUBAIR DI PP AL ANWAR SARANG (AHADAN MBAH MUN)
Dalam pengajian tafsir jalalain ini lebih banyak keterangan dan penjelasan-penjelasan dalam memahami al-qur'anul karim, dengan hanya membaca tafsir 1 halaman beliau mampu menjelaskan 1 sampai 2 jam, penjelasan-penjelasan isi kandungan al-qur'an yang sangat khas dan berbeda dengan para ulama'-ulama' pada umumnya.
Karena internet di tempat kami lemot, lelet oleh karena itu kami upload file berupa file WMA untuk tidak mengurangi kualitas audio. 5 MB file WMA hampir sama dengan 95 MB file MP3 125 Bit jadi untuk hasil maksimal setelah download kalian ubah file WMA itu menjadi file MP3 125 Bit terlebih dahulu untuk Programnya silakan kalian downloud disini (WMA2MP3) atau baca trik convert yang lainnya, lihat di posting kami senbelumnya (Audio Alfiah atau Mauidloh Mbah Mun).Tips Dari Kami
- selalu Reload page untuk melihat apakah sudah ada file baru yang kami upload,
- selalu buka blog kami untuk melihat update file Ahadan terbaru.
Karena Upload di box.net sering gagal akhirnya kami pindah di 4 shared silakan kalau mau download di box di bawah ini
atau klik Link berikut
Download Mawidhoh KH. Maimoen Zubair Disini
20.4.11
PROFESIONALISME DALAM ISLAM
Seorang yang cerdas selayaknya merenungi hal ini sehingga tidak meremehkan perbuatan baik sekecil apapun dan tidak gegabah berbuat dosa walau sekecil biji sawi. Mengapa demikian ? Boleh jadi perbuatan baik atau jahat itu mula-mula amat kecil ketika dilakukan, akan tetapi bila pengaruh dan akibatnya terus berlangsung lama, bisa jadi akan amat besar pahala atau dosanya.
Jadi Sikap bertanggung jawab juga merupakan sifat akhlak yang sangat diperlukan untuk membangun profesionalisme, sekecil apapun amal perbuatan kita harus benar-benar kita perhatikan.
15.4.11
MP3 Humor Curanmor (Jawa) VS Cangehgar (Sunda)
![]() | |
| Curanmor Curahan Perasaan dan Humor orang-orang Cilacap |
Untuk curanmor ini filenya berupa WMA jadi untuk hasil audio yang maksimal silakan baca cara convertnya di posting saya Audio Alfiah atau di Mauidloh Mbah Mun
Posted in: HUMOR14.4.11
Tutorial Adobe PhotoShope
Punya foto jelek tentunya sangat membosankan dan pastinya ingin selalu membuangnya alias del aja kan???? Stop jangan di buang dulu..... alangkah baiknya kalau foto itu kita kasih sedikit sentuhan biar terkesan bagus mari kita edit foto tersebut hitung-hitung belajar edit foto.Review isi tutorial
Efek Bayangan
Posted in: CATATAN-MAKALAH-SKRIPSI9.4.11
Ingatkah ...!!!
Kicauan burung yang bersahut-sahutan mengiringi langkahku pagi ini. Tak lupa rasa syukur pada ilahi selalu terucap mengawali hari yang cerah. Ku pandangi sahabat-sahabatku thalibul ilmi yang tampak ceria, cerah dan penuh semangat menghiasi wajah mereka Tepat pukul 06.15 aku tiba di sekolah yang selalu manjadi kebanggaan kota kudus, MA Banat, Nama besarnya telah melahirkan insan berilmu tiap tahunnya. Kutuju ruang XI IPA I. Memang aku sengaja datang lebih awal ke sekolah karena hari ini adalah piketku bersama lima teman lainnya. Tapi ternyata kelas telah bersih, meja dan kursi tertata rapi. Padahal belum ada satu taspun yang terlihat disana. Tapi tiba-tiba terlihat sosok gadis sedang menyiram bunga di depan kelas. Dalam hati bertanya-tanya siapa dia?
Posted in: CATATAN-MAKALAH-SKRIPSI8.4.11
Makna & Medan Adaptasi
Lingkungan alam, ialah yang lazim disebut sebagai lingkungan ekternal dan segala sesuatu yang berada di sekeliling seseorang berupa hal-hal alami yang sangat penting sekali bagi kehidupan. Contohnya seperti pakaian. Tempat tinggal, makanan dan seterusnya.
Dengan demikian ia, akan sanggup mengendalikan keinginan dan tuntutan-tuntutan yang naif dan tidak logis.
Medan untuk adaptasi ada dua; yakni yang bersifat kepribadian dan yang bersifat kemasyarakatan atau sosial. Itulah yang perlu saya jelaskan sebagai berikut:
Adaptasi kepribadian, ialah kalau seseorang merasa puas atas dirinya sendiri, atau tidak memaksakannya. atau tidak membencinya, atau tidak memarahinya, atau percaya sepenuhnya. Seseorang yang mampu melakukan adaptasi dengan pribadinya, kehidupan jiwanya akan lepas dari berbagai macam konflik batin yang dibarengi dengan perasaan bersalah, gelisah, duka, minder dan lain sebagainya.
Salah satu faktor penting yang dapat mewujudkan medan adaptasi ini, ialah kalau seseorang dapat memenuhi dorongan-dorongan dari berbagai kebutuhan yang bisa menyenangkan dirinya dan masyarakat sekaligus, atau setidaknya yang tidak sampai membahayakan orang lain dan tidak bertentangan dengan ukuran-ukuran nilai masyarakat. Kalau tadi disinggung tentang dorongan-dorongan, maka kita jangan lupa bahwa yang dimaksudkan ialah pengaruh internal yang mengontrol dan mengarahkan kita dan sekaligus yang dapat menunjukkan aib kita dan memberikan sanksi hukuman atas hal itu kepada kita.
Sebaliknya orang yang tidak bisa beradaptasi dengan dirinya sendiri, ia akan mengalami sebuah pergumulan batin yang akan menyita segenap kemampuannya untuk menghadapi berbagai kehidupan yang keras. Akibatnya, ia kelihatan menjadi orang yang lemah vitalitasnya, lekas capai, tidak sabaran, tidak tabah, dan tidak mau bersusah payah atau pemalas. Segenap konflik yang ada di batinnya telah merampas semua energinya. sehingga ia terlihat sangat labil ketika harus menghadapi kesulitan-kesulitan hidup. Pikirannya sangat mudah kacau dan jiwanya gampang tergoncang jika sedang dilanda suatu masalah.
Adaptasi kemasyarakatan ialah kalau seseorang sanggup menjalin relasi-relasi sosial yang menyenangkan bersama orang-orang yang bergaul dengannya atau yang bekerja bersamanya. Hubungan seperti itu jelas menjauhkannya dari rasa tertindas, atau dari hasrat yang kuat untuk menguasai atau memusuhi orang-orang yang berada di dekatnya. Atau dari rasa ketergantungan kepada mereka.
Posted in: CATATAN-MAKALAH-SKRIPSITariqah Ijtiba' dan Tariqah Hidayah "Hikmah 8"
![]() |
| KH. M. Wafi MZ |
"Ketika Allah membuka pintu ma’rifat untukmu, maka janganlah heran atas sedikitnya amalmu. karena sesungguhnya Allah tidak membuka pintu ma’rifat untukmu kecuali Allah berkehendak untuk mengenalmu"
1. Penjelasan
Seseorang ketika telah berada dalam dunia kegelapan dan kesesatan, maka dengan kehendak Allah SWT bisa berpindah menuju dunia yang terang dan mengetahui Allah SWT (ma’rifat).
Adapun untuk sampai pada derajat ma’rifat (mengetahui Allah SWT), ada dua thoriqoh :
a. Thariqah Al Hidayah.
Pada jalan ini seseorang harus menghadap Allah SWT dan memulai dengan menancapkan iman dan rukun-rukunnya di dalam hati, kemudian mengarahkan hatinya untuk mencintai Allah SWT serta takut akan adzab-adzab-Nya. Lalu menjalankan perintah-perintah dan menjauhi segala larangan-Nya. Dia juga harus memperbanyak dzikir dan membaca Al-Qur’an. Adapun hasil yang dicapai dari thariqah ini adalah timbulnya kemerosotan sifat duniawi dari diri seseorang secara bertahap dan mengagungkan urusan ukhrowi sedikit demi sedikit, sehingga akhirnya perhatian dalam masalah akhirat lebih banyak dari pada masalah duniawi. Thariqah ini juga disebut dengan thariqah inabah.
b. Thariqah Ijtiba’.
Pada thariqah ini Allah memilih hamba-Nya untuk mendapat hidayah karena suatu sebab yang tidak diketahui kecuali oleh Allah SWT.
Dari kedua thariqah ini, untuk thariqah hidayah permulaannya adalah dari seorang hamba, sedangkan pada thariqah ijtiba' adalah dari Allah SWT.
Sebelum sampai pada thariqah ijtiba', kebanyakan adalah orang-orang yang pernah melakukan kemaksiatan dan jauh dari Allah SWT serta menuruti hawa nafsu mereka. Namun dalam waktu yang sangat singkat ternyata Allah memberikan rahmat dan hidayah-Nya kepada mereka karena suatu sebab yang tidak diketahui oleh seorang pun kecuali Allah SWT.
2. Dalil
Kedua thariqah di atas telah diterangkan Allah SWT dalam Al-Qur’an surat Al-Syura : 13 :
Artinya :
"Allah memilih padanya orang yang dikehendaki dan Dia menunjukkan padaNya orang yang kembali"
Jadi ijtiba' merupakan pilihan Allah SWT terhadap hamba-Nya yang dia kehendaki. Sedangkan hidayah adalah suatu usaha seorang hamba dalam waktu yang panjang dengan melakukan ibadah dan taat kepada Allah SWT. Selain itu, di dalam thariqah ijtiba' terdapat bukti bahwa seseorang tidak memiliki ikhtiar dalam memperoleh jalan ini. Lain halnya dengan thariqah hidayah yang mana Allah SWT menggantungkan hidayah-Nya dengan melakukan ibadah-ibadah yang berat, sehingga hidayah merupakan hasil dari usaha-usaha ini.
Adapun thariqah ma’rifat yang dibahas di dalam hikmah ini adalah thariqah ijtiba'. Yakni ketika Allah telah memberi ijtiba’ kepada seseorang sehingga dia mengetahui Allah SWT dalam waktu yang singkat. Maka janganlah heran atas sedikitnya amal ibadah yang dilakukan seseorang. Karena jalan ijtiba' yang diberikan Allah kepada hamba-Nya itu tidak sama dengan usaha-usaha seseorang untuk memperoleh hidayah.
3. Aplikasi
a. Contoh
Dalam sejarah islam banyak sekali kita jumpai para auliya’ yang telah dipilih Allah SWT lewat thariqah ijtiba'. Dalam waktu sekejap mereka bisa berpindah dari kegelapan dan kesesatan menuju cahaya yang terang benderang. Mereka berpindah dari cinta kepada dunia menuju cinta kepada Allah SWT.
b. Kesimpulan
Jadi yang dimaksud sedikitnya amal dalam hikmah yang dikemukakan oleh Ibnu "Athaillah Al-Askandari adalah amal mereka sebelum sampai pada derajat ijtiba'. Adapun setelah mereka sampai pada derajat ijtiba', maka mereka akan banyak melakukan ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Sebagian orang memaksakan diri menjadi ahli dakwah dan menyangka bahwa para Auliya' yang telah dipilih Allah SWT di dalam thariqah al- ijtiba itu memiliki ibadah atau amalan khusus sehingga mereka tidak perlu memperbanyak ibadah serta menghindar dari larangan-larangan-Nya. Itu adalah tipu daya (waswasah) dari syetan kepada para kekasihnya. Hal ini dikarenakan para Auliya' yang telah dipilih Allah SWT adalah orang-orang yang banyak melakukan taat dan ibadah kepada Allah SWT dan paling menjauhi larangan-larangan-Nya.
Seandainya perasaan itu benar, maka semestinya orang yang paling utama memperoleh maqam itu adalah Rasulullah SAW, karena dia adalah makhluk Allah yang paling utama. Akan tetapi realitanya beliau adalah manusia yang paling banyak melakukan taat, paling sabar melakukan hal-hal yang sunnah dan paling menjauhi shubhat. Apakah kita tidak melihat kedua kaki beliau melepuh karena banyak melakukan shalat? bukankah beliau adalah orang yang paling zuhud dalam masalah duniawi?. Demikian pula para Auliya' yang dipilih Allah SWT, mereka adalah orang-orang yang paling banyak melakukan taat dan ibadah setelah sampai pada derajat ijtiba'.
Mungkin dalam hati kita timbul sebuah pertanyaan, apakah mereka memiliki kekhususan atau sifat istimewa sehingga memperoleh derajat ini dalam waktu sangat-singkat sekali?
Thariqah ijtiba' adalah murni dari anugrah Allah SWT karena adanya suatu sebab yang tidak bisa dijangkau dan dibatasi oleh akal manusia. Hanya saja kalau kita amati dan kita cermati, orang-orang yang tersesat dan jauh dari Allah serta memiliki kesombongan dan menentang kebenaran adalah mereka yang terhalang untuk memperoleh hidayah dari Allah SWT.
Artinya :
7.4.11
Mengenal Tafsir Sunni Oleh Dr. KH. Abdul Ghofur MZ
Tak dapat dipungkiri posisi sentral Al-Quran bagi seluruh aliran-aliran yang lahir dalam rahim Islam. Semua larut menikmati hidangan Al-Quran. Ada dua sifat yang menjadikan Al-Quran selalu menjadi rujukan. Pertama Al-Quran sebagai hudan, petunjuk bagi umat manusia, dan kedua Al-Quran sebagai furqan, pembeda antara yang benar dan yang batil. Selain itu, Al-Quran adalah satu-satunya teks Islam yang terjaga otentisitasnya. Al-Quran di hadapan kita sekarang tak berbeda sedikitpun dari al-Quran yang pernah disampaikan oleh Nabi Muhammad SAW. Maka bisa dimengerti, bahwa aliran yang mampu mengidentifikasi diri sebagai aliran yang sejalan-harmonis dengan teks-teks al-Quran dengan mudah memanen kepercayaan dari umat, sementara yang tampak kontras-berlawanan dengannya akan terseret arus peminggiran.| Tafsir Ibnu Katsir |
![]() |
| Imam Ar-Razi |
![]() |
| Al-Manar |
PP Al-Anwar.com

2.4.11
Download kitab klasik
Koleksi kitab klasik ini berasal dari kitabklasik.co.cc dan koleksi kitab milik kami, ditambah pengajian hikam oleh KH. M. Wafi MZ Lc. MSI dan insya Allah masih banyak lagi koleksi-koleksi kitab maupun pengajian yang akan kami upload disini.Download Mawidhoh KH. Maimoen Zubair Disini
Posted in: E-Book Islami


Arif As 66 BTG







