22.12.11

Kisah Nyata : orang Kristen yang masuk Islam dan sekarang menjadi santri di PP al-anwar Sarang

"Sampai matipun aku tidak akan pernah pindah agama!!!",

kata-kata itu sempat keluar dari mulutku. Karena memang aku tidak mau pindah agama, sebab awalnya agamaku adalah kristen protestan. Aku terlahir dalam keluarga kristen, aku tumbuh dewasa dalam suasana kristiani. Aku pernah menjadi ketua pemuda-remaja kristen di daerahku, aku juga pernah menjabat sebagai ketua mahasiswa kristen dikampusku. Bahkan aku pernah berkeinginan menjadi seorang pendeta. Sebagai aktivis gereja, aku juga menjadi penggerak atau motorik dalam perkembangan iman kristen di gerejaku, tak heran jika aku berkeinginan menjadi seorang pendeta. Yah... menjadi pendeta adalah cita-citaku, impian yang aku inginkan dari dulu. Dan seakan tubuh kristen itu sudah melekat dalam diriku. Berbagai seminar dan workshop tentang kekristenan sering aku ikuti. Semakin hari aku semakin ingin mengepakkan sayapku di bidang pelayanan gereja, mulai dari pembawa/penyampai khotbah dalam ibadah pemuda-remaja kristen, pemain musik dalam ibadah, pemimpin ibadah sampai menjadi pengurus dalam beberapa organisasi kristen. Entah bagaimana awalnya, yang pasti dulu semua itu aku percayai semata-mata hanya berasal dari tuhanku, yesus kristus.



Aku benar-benar percaya bahwa yesus-lah tuhanku, dan tidak ada tuhan selain yesus kristus. Itulah aku, dan aku bangga menyebut diriku sebagai umat kristen. Begitu banyak pengalaman suka duka dalam pelayananku, dan semua itu aku yakini menjadi jalan hidupku yang terakhir, jalan hidup dalam memeluk agama kristen. Apapun resikonya dan apapun kondisinya, aku tetap ingin menjadi orang kristen. Orang kristen yang bukan biasa-biasa saja, orang kristen yang bukan hanya KTP saja. Aku ingin menjadi tombak dalam perkembangan umat kristen, dalam pergerakan misionaris kristenisasi, itulah harapanku. Sering aku marah-marah kepada anggota keluargaku termasuk kepada orangtuaku sendiri jika mereka tidak berangkat ke gereja, aku sering memberikan motivasi kepada teman-teman kristen-ku dengan memberikan doktrin kepada mereka tentang mengapa kita harus datang ke gereja dan mengapa kita harus percaya kepada yesus kristus, bahkan aku menjadi tempat curhat dan tempat bertanya teman-temanku tentang beberapa hal dalam kekristenan. Dengan bermodalkan keyakinan, aku lakukan semua itu semata-mata karena imanku kepada yesus kristus. Dengan pelajaran saling mengasihi adalah sebagai modal dasar untuk terus bekerja melayani yesus.

Saling mengasihi, itulah yang aku pegang. Entah bagaimanapun sakitnya dan apapun resikonya, aku ingin terus melayani yesus kristus. Disamping ada bakat seni dalam diriku, tak jarang dalam suatu ibadah seringnya aku mengiringi ibadah tersebut dengan beberapa alat musik seperti keyboard, gitar dan drum. Karena ibadah tanpa nyanyian dan iringan musik seperti masak tanpa bumbu, hambar dan tak berasa apapun bagiku. "Only jesus in my heart, no matter how or what, ‘coz I just wanna live forjesus christ", itulah slogan atau motto dalam hidupku dulu. Menjadi seorang pemuda kristen yang militan dan kuat dalam segala cobaan adalah bagian dari keinginanku, seakan membuat jiwa kristen itu terus tumbuh dalam diriku. Tidak mudah memang mempertahankan kepercayaan seseorang yang telah diberikan kepadaku untuk mengemban tugas-tugas tersebut, namun aku sendiri juga tidak pernah ada niatan untuk mengundurkan diri meski terkadang timbul konflik dalam organisasi yang aku pegang. Karena aku menjalankan organisasi tersebut atas dasar kasih, dan dengan kasih tersebut tumbuh rasa ikhlas yang membuat semuanya menjadi mudah dan terlalu indah untuk ditinggalkan. "Bangga" itulah yang aku rasakan, bisa menjadi pengurus inti dan penggerak di berbagai bidang keagamaan khususnya agama kristen.
ISYAROH DARI ALLAH
Seiring berjalannya waktu, hingga aku kuliah di salah satu universitas di Malang Jawa Timur, membuat rasa ingin tahu tentang kristen itu semakin kuat. Sekuat keinginanku menjadi ujung tombak pelayanan rohani kristen, yang pada akhirnya aku ingin menjadi umat pemenang (sebutan bagi orang kristen yang percaya akan yesus kristus seutuhnya). Dengan rasa ingin tahu yang kuat, membuat aku semakin ingin mempelajari apa sih sebenarnya kristen itu. Namun disaat aku ingin mendalami tentang kristen dan ingin serius mempelajari Kristen, disaat itu pula aku mengalami isaroh dari Allah
Tahun 2005, adalah tahun dimana aku mengalami sesuatu yang sangat sulit dimengerti. Ketika itu aku tidur, tiba-tiba terdengar suara adzan yang berkumandang di telingaku. Sangat keras, seperti sebuah speaker besar tepat berada ditelingaku, sehingga membuat hati dan tubuhku bergetar mendengarnya. Suara adzan, suara yang seringkali aku dengar dari mushola atau masjid di sekitar rumahku. Suara adzan yang sama sekali tidak aku kenal dan tidak aku mengerti, tetapi pada saat mendengarkannya, seakan hatikupun ikut mengumandangkannya. Ini bukan mimpi saat tidur, tapi benar-benar nyata yang aku alami. Karena setelah aku mendengar suara adzan tersebut, aku langsung terbangun dan suara adzan tersebut masih berkumandang ditelingaku. Dalam penghilatanku seakan-akan tidak percaya, karena waktu itu waktu menunjukkan tengah malam, mungkin sekitar jam 3 malam. Yang setahuku, jam itu tidak ada adzan yang dikumandangkan. Semakin aku menolak untuk mendengarkannya, suara adzan tersebut malah semakin keras terdengar. Hatiku ingin terus mendengarkannya, namun tubuh dan pikiranku seakan menolaknya. Sepertinya hatiku memiliki jalan pemikirannya sendiri. Karena saking takutnya, tubuhku mulai gemetaran mendengarkannya. Dan aku sendiri tidak tahu, kenapa hatiku sepertinya bisa untuk mengumandangkan dan mengikuti suara adzan tersebut. Malam itu adalah malam yang sangat aneh bagiku, suara adzan yang berkumandang benar-benar mengoyakkan jalan pikiranku. Setelah kejadian itu, aku berusaha untuk melupakannya. Karena aku menyadari, aku bukan orang yang beragama Islam, aku adalah orang yang beragama kristen jadi sudah sewajarnya jika aku berusaha untuk melupakan kejadian tersebut. Tak mudah memang untuk melupakannya, karena seakan aku terus dihantui kejadian malam itu. Dengan berbagai kegiatan dan ibadah kristen, aku berusaha untuk melupakan kejadian tersebut
Tahun 2006, tahun ini adalah tahun yang sungguh membuat aku semakin merasa bingung. Suatu malam, aku tertidur seperti biasa. Sepulang mengajar komputer di salah satu SMK di tempatku, aku merasa sangat lelah sekali karena ada pekerjaan yang sangat menumpuk hingga membuat aku harus lembur. Sekitar jam 10 malam aku tiba di rumah, waktu itu aku langsung persiapan tidur, seperti bersih-bersih badan dan berdoa sebelum tidur, berdoa dengan cara kristen tentunya. Akupun tertidur, dalam tidurku aku bermimpi. Lagi-lagi ini adalah kejadian yang aneh. Seakan-akan kedua tanganku ada yang memegang, aku merasa keluar dari tubuhku sendiri. Akupun bisa melihat tubuhku sendiri, aku bisa menembus genting rumah dan aku pun bisa melihat-lihat keadaan disekitar rumahku pada malam itu. Sepi dan dingin, itulah yang aku rasakan. Semakin lama semakin aku semakin menuju keatas, tanpa kusadari ternyata aku menuju keatas langit. Bahkan terasa sesak didada karena bertabrakan dengan langit malam itu, dan seakan nafaskupun sedikit tersengal karena berada di atmosfir yang baru aku rasakan. Dalam hitungan beberapa detik, ternyata aku sudah berada diluar angkasa. Tiba-tiba terdengar suara yang merdu dan lantang, seraya berkata "Inilah matahari, inilah bulan, inilah planet, inilah bintang dan lihatlah kebawah, itulah bumi...", dan memang benar, yang dihadapanku memang semua yang disebutkan tersebut. Aku bisa melihat dengan jelas bagaimana matahari, bulan, planet-planet, bintang dan bumi. Lalu muncul pertanyaan dalam hatiku, kenapa bumi ada dibawah. Ingin rasanya memalingkan kepalaku, dan ingin melihat siapa yang memiliki suara indah dan merdu itu, namun aku seperti terkunci, tidak bisa bergerak kemana-mana. Yang aku lihat hanyalah sinar yang sangat terlihat terang dari belakangku. Setelah itu, terdengar suara lagi, "Akulah Tuhanmu, Aku adalah satu, Tuhan Yang Maha Esa...". Sungguh sangat sulit dimengerti memang, meski sebenarnya aku sangat sulit untuk menggambarkan bagaimana suasana malam itu
Kemudian aku dibawa turun, dan tangankupun dipegang lagi. Saat melintasi langit, aku pikir langsung menuju ke tempatku semula atau kembali ke tubuhku, namun ternyata tidak, aku diajak terbang ke arah barat. Ternyata aku sudah berada di atas Mekkah hanya dalam hitungan beberapa detik saja, dari atas langit kulihat beribu-ribu orang mengitari sebuah bangunan kotak hitam, yang sekarang aku sudah tahu bangunan itu adalah Ka'bah. Aku benar-benar diatas orang-orang tersebut, mereka seperti semut karena begitu banyaknya. Karena penasaran, dalam hatiku, aku ingin sekali turun ke bawah, namun langsung ada suara lagi berkata : "Sekali-kali kamu tidak boleh menyentuh tanah disitu, kamu hanya boleh menyentuh kepala orang-orang disitu", kemudian aku mengangguk. Selang beberapa detik setelah aku mengangguk, aku sudah berada di atas kepala orang-orang yang dibawahku tadi. Kemudian aku berjalan mengitari Ka'bah dengan berjalan diatas kepala orang-orang tersebut. Dalam mimpiku, aku masih agak bingung juga karena pada saat aku berjalan di atas kepala orang-orang tersebut dalam pikiranku pasti akan terjatuh tapi ternyata tidak, yang ada malah orang-orang tersebut mempersilahkan kepalanya untuk kuinjak. Sepertinya mereka membentuk sebuah barisan agar aku bisa melewati diatas kepalanya dan sepertinya mereka sudah tahu kalau aku akan datang. Karena sebagian ada yang senyum kepadaku, ada yang melihatku dengan tatapan tajam, ada yang melihatku dengan tatapan lembut. Kemudian aku mengitari Ka'bah. Karena penasaran, aku ingin masuk ke dalam Ka'bah. Aku tidak bicara apa-apa, tapi hatiku yang berbicara. Tiba-tiba, pintu di Ka'bah tersebut terbuka pintunya ke arah kiri dan kanan secara perlahan-lahan yang sebenarnya aku tidak tahu bagaimana bentuk dan letak posisi pintu Ka'bah yang sebenarnya. Dan dalam hitung detik aku sudah berada di dalam Kabah. Yang aku lihat adalah kaligrafi yang mengelilingi tembok yang sekarang aku sudah tahu kaligrafi itu adalah kaligrafi tulisan arab. Tulisannya besar dan bercahaya, berwarna emas terang benderang. Yang keindahannya tak dapat ku sampaikan dengan tulisan. Aku terkagum-kagum melihat keindahan tulisan tersebut. Kemudian aku melihat-lihat di sekelilingku, ternyata ada yang lebih menarik lagi. Ada tumpukan mutiara yang berbentuk seperti gunung, ada tumpukan emas batangan yang berjejer rapi dan menggunung, ada setumpuk perhiasan yang cahayanya terang benderang yang bentuknya seperti gunung juga, kemudian ada kursi emasnya juga tapi aku tidak tahu kursi apa itu. Tanpa kusadari, ternyata lantai yang aku injak sangatlah berbeda dengan lantai-lantai yang biasa. Lantainya benar-benar berkilau bak mutiara yang cahayanya tak bisa terbayangkan banyaknya. Sebenarnya aku sulit mengutarakan keindahan yang terjadi pada waktu itu, namun aku ingin menceritakan semampuku dalam mengingat kejadian tersebut. Tak lama kemudian aku terbangun dari tempat tidur. Ku lihat jam sekitar 02.00 dini hari. Aku terus terbayang-bayang akan mimpi tersebut, apakah artinya, adakah petunjuk di dalam mimpi tersebut, gerangan apakah yang berbicara dalam mimpiku tadi, begitu banyak pertanyaan yang muncul dalam benakku. Entah mimpi atau bukan, yang pasti kejadian ini benar-benar seperti nyata. Sebenarnya masih ada banyak lagi kejadian yang aku alami pada waktu mimpi ini. Tapi yang pasti secara garis besar, inilah yang aku alami
Tahun 2008 - 2009, adalah tahun yang semakin memberikan titik terang, salah satunya adalah dalam mimpiku aku selalu di datangi seorang lelaki tua, berjenggot, tinggi besar, hidung mancung, memakai baju putih seperti jubah, memakai sorban di kepalanya serta membawa tasbih. Dari kejadian ini aku terus berfikir, kenapa sosok orang tua tersebut sering muncul dalam mimpiku. Dan pakaian yang beliau kenakan juga tidak pernah berubah, selalu sama dengan mimpi-mimpiku sebelumnya. Lelaki tua disini bukan lelaki yang sudah tua renta dengan mamakai tongkat ditangannya, akan tetapi seorang lelaki yang sudah cukup tua dengan badan tegap, tinggi dan berbadan besar. Hidungnya mancung, kulitnya putih bersih, memiliki mata yang indah dan tajam tapi tetap terlihat lembut.
Ada dua mimpi dari beberapa mimpi yang lain yang membuat aku tak bisa melupakannya. Yang pertama suatu malam aku bermimpi berada disebuah tanah lapang yang tak ada seorangpun disekitarku. Yang kulihat hanyalah kabut putih yang membuat samar penglihatanku, seakan sunyi sepi dan tak berpenghuni. Namun saat aku melihat disekeliling tempat tersebut, ada sesosok lelaki tua yang memakai baju putih, dan benar lelaki tua tersebut adalah orang tua yang sering muncul dalam mimpiku. Beliau tersenyum padaku, sambil membawa baju di kedua tangannya. Beliau mendekat padaku, sehingga aku bisa jelas melihat wajahnya dalam mimpi, meskipun begitu aku tidak tahu kenapa kalau di dunia nyata seperti ini aku tidak bisa mendiskripsikan bagaimana wajah dan paras orang tua tersebut. Beliau mendekat padaku, kemudian beliau mengulurkan kedua tangannya. Di masing-masing tangan terdapat baju, disebelah kiri ada baju yang berwarna hitam atau merah kehitaman, aku sudah agak lupa yang pasti baju tersebut berwarna gelap, kemudian tangan yang disebelah kanan terdapat baju yang berwarna putih. Beliau tidak berkata apa-apa, hanya menatapku tajam dan seakan menyuruhku untuk memilih baju tersebut. Kemudian aku sempat berfikir, baju yang mana yang harus aku pilih, beliau tidak menyuruhku untuk memilih yang sebelah kiri ataupun kanan, beliau menyuruhku untuk memilih sendiri dan memberikan kebebasan untukku. Aku sempat memandang wajahnya, begitu lembut dan mententramkan hati, tak bisa kuceritakan bagaimana wajahnya, yang pasti saat melihat wajahnya ada kepuasan yang belum pernah aku dapatkan, ada ketenangan yang kurasakan. Kemudian aku melihat kedua baju tersebut, aku bingung harus pilih yang mana. Kulihat orang tua tersebut menungguku dengan sabar, seakan beliau memberikan kebebasan kepadaku baju mana yang akan pilih dan tak ada rasa kesal atau marah saat beliau menungguku untuk memilih baju yang berada tepat dihadapanku. Entah kenapa, dalam hatiku ingin sekali memilih baju yang berwarna putih. Akhirnya aku mengambil baju yang berwarna putih yang berada ditangan kanan orang tua tersebut. Dan saat kupegang, tiba-tiba baju tersebut menyala. Semakin kupegang semakin menyala, dan timbul rasa penasaran dalam hatiku, kemudian aku langsung mengambil dan memakainya. Ternyata baju putih yang aku pakai tersebut menyala seperti lampu terang benderang dan memancarkan sinar putih hingga menerangi sekitarku. Sekitarku yang awalnya sunyi sepi dan berkabut putih, seketika berubah menjadi terang benderang karena sinar yang muncul dari bajuku. Aku pernah melihat film-film yang menceritakan seorang putri/putra raja yang mendapatkan jubah kebesaran atau mahkota raja dan putri/putra raja tersebut langsung berputar-putar karena bahagia, begitu juga denganku, saat aku memakai baju tersebut aku begitu bahagia, aku langsung berputar-putar sambil tertawa bahagia. Perasaanku waktu itu sulit untuk aku ceritakan, karena ada rasa kebahagiaan yang tak pernah aku rasakan sebelumnya. Benar-benar luar biasa, baju yang awalnya biasa-biasa saja yang hanya berwarna putih biasa langsung berubah bercahaya dan memancarkan sinar yang terang benderang, padahal pada waktu itu mimpi, namun aku sendiri sulit mempercayai bahwa itu adalah mimpi karena benar-benar terasa nyata bagiku. Karena terlalu bahagia, aku sampai lupa dengan beliau yang tadi memberikan baju tersebut. Saat kusadari, ternyata beliau sudah tidak ada didepanku. Kulihat disekelilingku namun tak kutemukan sosok beliau lagi. Namun yang aku ingat adalah, saat aku memilih baju warna putih yang berada ditangan kanan beliau, hal terakhir yang aku lihat adalah beliau tersenyum padaku. Senyumnya begitu lembut, seakan lelaki tua itu juga bahagia karena aku memilih baju putih tersebut. Inilah mimpiku yang sebenarnya sulit untuk aku mengerti, karena kejadian di alam mimpi tersebut seakan benar-benar nyata. Namun aku tidak pernah menceritakannya kepada siapapun, karena takut tidak ada yang percaya. Mimpi ini aku alami pada tahun 2008
Mimpi yang kedua adalah aku bermimpi bertemu dengan orang lelaki tua itu lagi dan lelaki tua tersebut masih tetap mengenakan pakaian yang sama, mimpi ini aku alami pada pada tahun 2009. Suatu malam aku bermimpi, aku berada didalam suatu rumah. Rumah tersebut begitu bersih dan indah, meja kursi serta korden penutup cendela tertata dengan rapi, lantai dan temboknya terlihat begitu bersih dan terawat. Akupun melihat-lihat isi rumah tersebut, ternyata seperti rumah pada umumnya. Ada ruang tamu, kamar tidur, dapur, hiasan dinding dan lain sebagainya. Aku berfikir dalam mimpi, rumah siapakah ini? Disaat aku sibuk dengan pertanyaan-pertanyaanku sendiri, terdengar suara ada yang mengetok pintu dari luar. Aku agak takut, kok ada yang mengetok pintu padahal aku tidak tahu rumah siapakah ini. Kemudian dengan mengumpulkan keberanian, akupun berusaha memberanikan diri untuk membuka pintu tersebut. Dan ternyata yang mengetuk pintu itu adalah lelaki tua yang sering kali muncul dalam mimpiku. Aku langsung tertunduk, dan beliaupun melihatku dengan tatapan yang sangat tajam. Aku seperti masih sulit untuk mempersilahkan beliau masuk, namun beliau begitu sabar menunggu didepan pintu sambil berdiri. Aku seperti sulit untuk mempersilahkan beliau untuk masuk ke dalam rumah. Kemudian aku beranikan diri untuk memandang wajahnya kembali, dan aku tak bisa berkutik sedikitpun saat aku memandang wajahnya. Mungkin aku benar-benar terpesona memandang wajahnya, karena wajahnya benar-benar seperti lembut dan enak dipandang. Begitu halus dan bersih, wajahnya putih bersih, kulitnya begitu indah, pakaian yang beliau pakai begitu halus dan indah, putih bersih itu yang terlihat. Entah seperti apa aku harus menceritakan bagaimana sosok beliau, karena benar-benar aku tak bisa menceritakan secara gamblang dan detail. Karena apabila dilihat dengan jelas, ternyata kulit dan pakaian yang beliau pakai memancarkan sinar, meski tak begitu terang benderang, namun dapat terlihat ada cahaya yang muncul dari kulit beliau. Selang beberapa lama, akupun mempersilahkan beliau masuk ke dalam rumah, seperti orang-orang jawa biasanya, aku mempersilahkan dengan mengacungkan jempolku tanda untuk mempersilahkan beliau masuk. Beliau pun tersenyum padaku sambil berjalan masuk ke dalam rumah, dan beliaupun langsung duduk di kursi yang sudah ada. Aku pun menyusul beliau untuk duduk, dan kamipun duduk secara berhadap-hadapan. Beliau duduk dikursi yang panjang, dan aku duduk di kursi yang pendek. Aku tidak berani melihat beliau, akupun hanya tertunduk diam. Beliaupun tak berkata-kata satu katapun. Jadi kondisinya kami berdua saling diam. Beliau memandangku dengan tajam, akan tetapi aku tak berani memandang beliau. Namun aku bisa merasakan, bahwa tatapan beliau adalah tatapan sayang, seperti tatapan seorang ayah yang sedang melihat anaknya. Dan akupun merasakan bahwa beliau masih tetap tersenyum padaku, padahal aku menunduk saat itu dan tidak memandang wajahnya, namun aku bisa tahu bahwa beliau tersenyum padaku. Beliau masih tetap tak berkata apapun juga dan hanya tersenyum melihatku. Kemudian aku terbangun dari tidurku. Inilah mimpiku yang tak bisa aku lupakan hingga saat in
Dari kejadian-kejadian tersebut, membuat aku semakin penasaran dan semakin ingin tahu apakah maksud dari suara adzan dan mimpi-mimpiku. Kemudian aku mencoba bertanya kepada orang yang ahli di bidang agama Kristen tentang hal tersebut, namun seakan jawaban yang aku terima tidak memberikan rasa puas bagiku. Masih ada sesuatu yang tidak aku mengerti, bahkan aku ingin mencoba mencari jawaban yang lain. Aku tidak berani sembarangan memilih orang untuk aku menceritakan tentang hal yang aku alami ini. Makanya aku terus berusaha untuk mencari orang yang tepat kepada siapa aku harus bercerita tentang yang aku alami tersebut. Kemudian aku menemukan salah satu orang yang memang hatiku seakan ingin sekali menceritakan kepada beliau, beliau adalah salah orang yang paham dan mengerti tentang agama Islam, sebagai salah satu tokoh agama di daerah beliau, beliau juga menjadi salah satu penggerak atau motorik dalam perkembangan agama Islam di daerah beliau. Beliau adalah salah satu anggota dari keluarga angkatku, karena memang sebelum aku pindah agama, aku memiliki keluarga angkat. Dan keluarga angkatku ini adalah beragama Islam semua, namun diantara kami tidak ada dinding pemisah, karena kami saling menyayangi dan menghormati. Hanya agama kami saja yang berbeda, selebihnya aku sudah seperti keluarga sendiri layaknya orang tua dan anak. Kemudian singkat cerita, secara perlahan-lahan aku mencoba menceritakan kejadian-kejadian yang aku alami secara detail kepada beliau, dan tidak hanya yang aku ceritakan dalam tulisan ini, namun juga beberapa kejadian lainnya yang aku alami. Saat pertama kali beliau mendengar ceritaku, beliau sangat kaget. Bahkan beliau seakan tidak percaya, beliau juga sempat berkata : "Masyaallah..., Subhanallah..., apa yang kamu alami benar-benar adalah hidayah dari Allah. Bahkan saya sendiri yang bertahun-tahun menjadi Islam belum pernah mengalami seperti yang kamu alami. Memang Alloh-lah yang berkendak atas segala sesuatunya...", dari apa yang beliau katakan tersebut, membuat aku kembali berfikir, ternyata apa yang aku alami ini adalah sesuatu yang tidak biasa, bisa dibilang tidak semua orang mengalami apa yang aku alami. Dari beberapa penjelasan beliau, aku mencoba merenungkan dan mencoba untuk memahaminya. Entah kenapa saat beliau menerangkan kejadian-kejadian yang aku alami, aku benar-benar merasa puas. Namun aku tetap saja bertahan dengan keegoisanku, yang seakan mengenyampingkan keterangan dari beliau. Karena memang jelas sekali bahwa beliau memberikan penjelasan bahwa semua yang aku alami tersebut dari Allah swt, dan itu adalah sebuah petunjuk untukku, agar aku bisa berjalan dijalan yang benar, yaitu di jalan Islam, apalagi setelah beliau berkata : "InsyaAllah, apa yang kamu alami adalah benar-benar dari Allah, dan Allah ingin kamu tahu, bahwasannya kamu diberikan isaroh untuk menjadi seorang Muslim yaitu dengan menjadi Mualaf", aku tahu apa maksud dari mualaf, karena dulu aku pernah kenal dan tahu dengan kata-kata mualaf. Aku berontak, karena aku sudah menjadi kristen lebih dari 15 tahun. Bagaimana mungkin aku menjadi mualaf hanya karena kejadian - kejadian tersebut, sangat bodoh bagiku. Itu yang aku alami saat itu dan aku tidak ingin mencari jawaban dari kejadian-kejadian yang alami lagi. Karena sudah jelas, apabila aku mencari jawaban kembali, jawaban yang aku dapatkan adalah jawaban yang mengajak aku untuk menjadi mualaf. Bagi orang lain mungkin mudah untuk mengatakannya, tapi bagiku itu adalah sesuatu yang sangat berat. Aku hidup dan berkembang dalam lingkungan kristen, jiwa kristen itu sudah terus bertumbuh dalam diriku dan aku tidak mungkin meninggalkan kristen begitu saja. "Apa kata dunia???!!!", dalam hatiku berkata demikian karena memang aku benar-benar merasa tidak mungkin meninggalkan kristen. Seiring berjalannya waktu, membuat aku semakin tak mengerti, ada perang bathin yang aku rasakan. Bagaimana perang bathinku ini, tidak bisa aku jelaskan dengan kata-kata. Karena memang yang aku rasakan begitu sulit dan sangat tidak masuk akal bagiku waktu itu, aku terus saja dihantui rasa bersalah karena kenapa aku bertanya kepada orang tersebut. Tapi ada satu hal yang membuat aku tak mengerti, semakin aku ingin menjauhi perasaan pindah agama, hatiku terus ingin menuju kesana. Aku berperang dengan hatiku sendiri, dan itu membuat sangat tidak nyaman. Saat aku beribadah kristen pun, aku merasa ada yang kurang. Hatiku sudah menolak dengan beberapa liturgi (jalannya suatu ibadah kristen) yang aku ikuti ataupun yang aku pimpin. Hatiku seakan mempunyai jalan pikirannya sendiri, yang pada akhirnya aku terus berperang dengan kata hatiku. Bingung dan penat, itu yang aku alami. Karena memang aku merasa ada sesuatu yang harus aku temukan, harus ada sesuatu yang aku dapatkan. Tapi tidak mungkin aku menjadi Islam, karena latar belakangku saja adalah aktivis gereja, sangat tidak mungkin sekali aku menjadi mualaf. Ditambah aku adalah Ketua Mahasiswa Kristen dikampusku, apa kata teman dan dosenku apabila aku menjadi mualaf, pasti sangat memalukan sekali. Setiap malam aku terus saja berperang dengan kata hatiku, dan seakan aku ingin teriak sekencang-kencangnya karena aku sudah tidak kuat. Akibat dari perang bathin tersebut aku malah merasa sudah menjadi seorang yang atheis (tidak percaya adanya Tuhan), karena sekitar 2 minggu aku terus saja tidak ingin berdoa apapun dan tidak ingin beribadah apapun. Aku benar-benar meninggalkan kegiatan ibadah apapun. Dan itu sangat menyakitkan bagiku
Singkat cerita, pada suatu malam, tepatnya pada hari Jum'at pukul 01.00 WIB dini hari, seperti ada yang membangunkan aku, sangat terasa sekali ada yang seperti menyentuhku dan membangunkan aku dari tidur. Kemudian aku terbangun dari tidur, aku pikir salah satu keluarga angkatku yang membangunkan aku karena waktu itu aku tidur dirumah keluarga angkatku. Namun saat aku terbangun, ternyata tidak ada siapa-siapa. Aku sempat kaget dan langsung merinding, karena sangat aneh bagiku kejadian tersebut. Disaat aku sibuk dengan pikiranku sendiri, siapakah yang membangunkan aku tadi, tiba-tiba ada suara yang lembut dan sangat menggetarkan hati berkata : "Islam adalah agama yang benar, Islam adalah agamamu. Apa salahnya kamu pindah Islam? Karena sesungguhnya Islam adalah baik bagimu", saat aku menulis inipun, aku kembali merinding apabila mengingat kejadian tersebut. Waktu itu hatiku sungguh merasa tenang mendengarkan suara yang lembut tersebut, namun sebenarnya aku sangat kaget dan sangat takut, karena ada suara namun tidak ada orangnya. Kemudian suara itu berkata, "Bangun dan ambillah wudhlu. Karena itu baik bagimu", kemudian aku terbangun dari tempat tidurku dan pergi kekamar mandi, waktu itu aku sebenarnya bingung kenapa aku seperti menuruti suara tersebut, namun memang sebenarnya hatiku yang menggerakkan agar pikiran dan tubuhku untuk mengikuti suara tersebut. Setelah dikamar mandi aku kembali dihadapkan dengan pertanyaan, bagaimana caranya ber-wudhlu, karena aku benar-benar tidak tahu. Selang beberapa detik, suara lembut itu muncul kembali seraya berkata, "Bersihkanlah wajah, tangan dan kakimu dengan air, sebagaimana yang sudah kamu ketahui", mendengar suara tersebut, aku langsung teringat sebuah tayangan di televisi, apabila adzan maghrib, tayangan tersebut menampilkan orang-orang yang ber-wudhlu, meski tidak semua ditayangkan, namun aku masih ingat apa saja yang harus dibersihkan. Kemudian aku membasuh wajah, tangan dan kaki, yang sebenarnya aku tidak tahu sama sekali bagaimana caranya ber-wudhlu, hanya saja aku yakin sekali bahwa apa yang aku lakukan adalah benar. Setelah ber-wudhlu aku kembali ke tempat tidur, aku bingung mau apa lagi. Kemudian suara tersebut muncul kembali, "Berdoalah kepada Allah, sebagaimana orang Islam berdoa. Mintalah kepada Allah apa yang ada dalam hatimu, karena sesungguhnya Allah melihatmu sekarang ini dan Allah tahu apa yang kamu lakukan, karena Allah menunggumu", setelah itu aku mencoba untuk duduk dengan keadaan kaki seperti bersujud, rasanya ingin sekali sholat, namun karena aku tidak bisa sholat, aku hanya duduk lalu melakukan sujud 3 kali seperti orang sholat yang pernah aku lihat. Setelah sujud 3 kali, kemudian aku menengadahkan tanganku, sambil berdoa : "Ya Allah, inilah hamba, apa adanya hamba, hambamu yang penuh dengan dosa ini, mengharapkan kasih sayang dariMu. Jika memang Engkau mengijinkan hamba mualaf, berikanlah kesempatan kepada hamba untuk melakukan syahadat sekarang ini juga, namun jika Engkau tidak menginginkan hamba mualaf, ambillah nyawa hamba sekarang juga, daripada hamba hidup dalam keadaan yang lebih berdosa karena tidak beragama dan tidak bertuhan, amin.", dengan air mata yang terus mengalir, aku sendiri sebenarnya bingung kenapa aku bisa berdoa seperti itu, namun itu yang ada dalam hatiku dan memang itu yang ingin aku sampaikan. Aku tahu kata "syahadat" dari salah satu anggota keluarga angkatku, namun beliau tidak memberikan isi atau mengajarkan kalimat syahadat bagiku. Yang hanya disampaikan, bila ingin masuk Islam, harus membaca kalimat syahadat. Jadi pada intinya aku sama sekali tidak bisa membaca kalimat syahadat, itu saja. Tapi malam itu, aku sangat yakin sekali untuk membaca syahadat. Karena rasa keyakinanku tersebut, selang beberapa detik setelah aku berdoa, ada suara yang muncul kembali berkata, "Syahadat-lah, Karena sesungguhnya syahadatmu itu dari hatimu", kemudian suara tersebut berkata kembali, "Asyhadu An-Laa Ilâha Illallâh, wa Asyhadu Anna Muhammadar Rasulullâh", kemudian aku pun mengikuti suara tersebut secara perlahan-lahan dan berulang-ulang kali, suara tersebut tidak hanya terdengar satu kali, namun beberapakali muncul hingga aku bisa membaca syahadat sendiri dengan hati dan mulutku sendiri, dengan penuh keyakinan akupun berkata : "Asyhadu An-Laa Ilâha Illallâh, wa Asyhadu Anna Muhammadar Rasulullâh". Setelah aku membaca kalimat syahadat tersebut, aku langsung merasa puas, lega dan tenang. Aku seperti merasakan sesuatu yang baru, sesuatu kebahagiaan yang belum pernah aku rasakan, seakan semua beban dalam hidupku seperti hilang begitu saja, seperti tidak ada masalah dan tidak ada beban hidup yang aku rasakan. Benar-benar perasaan yang tidak dapat terkatakan. Kemudian sekitar pukul 08.00 WIB pagi aku berkata kepada keluarga angkatku, bahwasannya aku siap menjadi mualaf, namun aku tidak menceritakan kejadian tadi malam yang aku alami. Semua anggota keluarga angkatku langsung menangis histeris dan langsung memelukku dan menciumiku, semua terasa bahagia waktu itu. Kebahagiaan yang tidak dapat kugambarkan dengan tulisan, karena tangisan mereka adalah tangisan bahagia yang sungguh sangat menggetarkan hati. Kemudian aku disuruh untuk mandi taubat, dengan diberitahukan cara-caranya. Setelah mandi aku diajarkan untuk berwudhlu, dan setelah wudhlu aku diberi sarung dan baju koko. Dimana sarung dan baju koko adalah pakaian Islam yang baru pertama kali aku pakai, dan kemudian keluarga angkatku menyuruhku untuk mengikuti setiap apa yang dilakukan nanti, maksudnya aku harus mengikuti gerakan-gerakan sholat apabila dimasjid nanti, karena aku akan diajak sholat Jum'at. Setelah itu aku diajak ke sebuah masjid yang ternyata masjid tersebut sudah lumayan penuh dengan jama'ah sholat Jum'at. Awalnya aku takut untuk masuk masjid, karena seakan prosesnya terlalu cepat bagiku, aku yang baru saja masuk Islam barusan, tiba-tiba sudah harus masuk ke dalam masjid, yang notabene-nya adalah tempat ibadah yang baru kenal. Namun aku tetap diajak untuk masuk dan duduk serta mengikuti gerakan-gerakan sholat Jum'at. Setelah sholat Jum'at, kemudian anggota keluarga angkatku tersebut maju kedepan dan membisikkan sesuatu kepada orang yang menjadi pemimpin sholat Jum'at, kemudian beliau memberikan pengumuman bahwa ada seorang yang mualaf, semua jama'ah bingung, toleh sana toleh sini, karena bingung siapa yang menjadi mualaf. Kemudian namaku disebut, dan aku disuruh maju. Dengan didampingi keluarga angkatku, akupun memberanikan diri untuk maju kedepan. Kemudian didepan para jama'ah aku diajak untuk mengucapkan kalimat syahadat kembali, dengan berlinangkan air mata, semua para jama'ah pun ikut dalam suasana yang sangat luar biasa bagi mereka siang itu. Semua para jama'ah menangis, bahkan sampai ada yang tersedu-sedu karena melihatku akan mengucapkan kalimat syahadat. Kemudian aku dibimbing untuk membaca kalimat syahadat, "Asyhadu An-Laa Ilâha Illallâh, wa Asyhadu Anna Muhammadar Rasulullâh". Setelah aku mengucapkan kalimat tersebut, semua para jama'ah maju kedepan dan memberikan ucapan selamat, tak sedikit juga yang merangkulku, semua terbawa suasana waktu itu, isak tangis yang mengiringi jabat tangan kami, akupun tidak kuat menahan air mata. Sungguh benar-benar kejadian yang luar biasa bagiku, aku seperti hidup baru, dan aku pun seperti lahir baru dan seolah-olah baru terlahir di dunia ini. Entah bagaimana untuk menggambarkan suasana waktu itu, namun tak perlu aku menggambarkan suasana tersebut, aku yakin para pembaca sekalian pasti paham dengan keadaan suasana tersebut. Hari itu adalah hari yang berharga bagiku, bahkan menjadi hari yang luar biasa bagiku. Hari yang menjadi awal dan pertama kali aku masuk Islam, hari yang pertama kali aku memakai sarung dan baju koko, hari yang pertama kali aku belajar wudhlu dan belajar sholat. Sungguh sangat istimewa bagiku. Hari itu adalah Hari Jum'at tepatnya tanggal 24 Juli 2009 / 2 Syaban 1430 H. Hari yang tak kan pernah ku lupakan seumur hidupku
And I would like to say, "that day is the best day I ever had" atau hari itu adalah hari yang terbaik yang pernah aku alami atau aku miliki. Dan sungguh awal yang sangat indah sekali, Allah memberikan kesempatan kepadaku untuk menjadi mualaf pada hari Jum'at, yang sekarang aku telah tahu bahwa hari Jum'at adalah hari yang istimewa bagi umat Muslim. Dan alhamdulillah sekarang aku adalah seorang yang beragama Islam, dan aku bangga menjadi orang Muslim. Inilah sebagian cerita hidupku yang menjadi salah satu alasan kenapa aku pindah agama. Cerita hidup dari seorang hamba Allah, yang sebenarnya tidak layak untuk menjadi hamba-NYA karena aku sadar, bahwa hidupku sangatlah berdosa dan sangatlah hina, aku bukan siapa-siapa, dan akupun bukan keturunan dari pembesar-pembesar atau tokoh-tokoh yang besar. Namun aku yakin, bahwa semua itu adalah skenario dari Allah, dan sesungguhnya Allah tahu yang terbaik bagi setiap ummat-NYA serta Allah berhak kepada siapa Allah akan memilih untuk menjadi ummat-NYA. Dan kini, Islam adalah jalan hidupku yang terakhir, tak akan pernah kugantikan jalan hidupku ini dengan apapun juga. Seperti ada tertulis : "............................. Apakah yang memalingkan mereka (umat Islam) dari kiblatnya (Baitul Maqdis) yang dahulu mereka telah berkiblat kepadanya?" Katakanlah: "Kepunyaan Allah-lah timur dan barat; Dia memberi petunjuk kepada siapa yang dikehendaki-Nya ke jalan yang lurus" ((Terjemahan dari QS. Al Baqarah : 142 ))
Kini, aku berada ditempat ini, disebuah daerah yang bernama Sarang, sebuah daerah yang baru aku kenal dan aku pijak sekarang ini, tempat yang begitu banyak menampilkan berbagai kegiatan islami, tempat dimana ajaran Islam ditegakkan dan disyi'arkan dengan berbagai bedah ilmu Islam, Lembaga Pendidikan serta adanya beberapa ulama besar yang salah satunya adalah seorang syaikina yang patut menjadi panutan yang sudah diakui oleh dunia, KH. Maimoen Zubair. Aku merasa menemukan ilmu yang sudah sepatutnya aku pelajari, bahkan aku merasa, hakikatnya mencari ilmu adalah di sini. Tempat yang sebenarnya baru aku kenal, namun aku sepertinya tidak ingin meninggalkan tempat ini. Tempat dimana orang menyebutnya sebagai Kota Santri atau Kaum Sarungan, dengan ilmu salaf yang diajarkan, aku merasa "tepat" berada disini. Pun juga sebenarnya ada cerita tersendiri mengapa aku bisa sampai ditempat ini. Sungguh rahasia Allah yang sulit untuk aku mengerti, namun aku tak perlu tanya mengapa, karena semua ini adalah bagian dari rencana Allah dalam hidupku. Meskipun semua anggota keluargaku masih beragama kristen. Namun alhamdulillah sekarang anggota keluargaku sudah mau menerimaku dalam keadaan Islam. Dan semoga merekapun mendapatkan hidayah seperti yang aku alami, amin
Aku ingin belajar, aku ingin mencari ilmu serta aku ingin mendalami ilmu Islam yang sebenar-benarnya. Dengan mengikuti salah satu Lembaga Pendidikan di PP. Al-Anwar Sarang, aku ingin belajar agama Islam dasar, meski awalnya sulit, namun aku yakin aku pasti bisa. Lembaga Pendidikan yang baru aku kenal dengan nama LP. Muhadhoroh, dan berada disalah satu kelasnya dengan sebutan SP, sungguh sangat menorehkan semangat tersendiri bagiku. Meski terasa lucu, karena semua teman-temanku umurnya jauh dibawahku, namun tak mengapa bagiku. Karena sesungguhnya teman-teman kecilku itu telah memberikan warna yang indah dalam coretan pena cerita hidupku, dan kini mereka menjadi salah satu semangatku untuk belajar. Meski setiap hari harus menahan marah dan jengkel karena sikap mereka yang terkadang diluar batas, seperti kenakalan mereka, keramaian mereka didalam kelas, namun sebenarnya mereka sudah menjadi bagian dalam hidupku. Berada dikelas SP, sudah menunjukkan siapa aku yang sebenarnya, seseorang yang ingin belajar Islam dari dasar. Karena aku tahu, mencari ilmu tidak pandang usia dan latar belakang, yang ada hanya keinginan yang kuat dan kesempatan. Teman-teman kecilku, aku bangga kepada kalian dan sesungguhnya keberadaan kalian adalah semangatku saat ini. Disaat aku jenuh dengan aktifitas dan pekerjaanku, karena tingkah laku kalian yang lucu, seakan kejenuhanku itu hilang begitu saja disaat aku bersama mereka. Terimakasih teman-teman kecilku, kalian sudah menjadi teman dalam hidupku yang tak mungkin aku lupakan. Dan mari kita bersama-sama belajar untuk memahami dan memaknai kehidupan dengan ilmu Islam yang kita pelajari saat ini
Inilah cerita hidupku, mualaf, yang semata-mata cerita ini bukan untuk sesuatu yang dibangga-banggakan untuk kesombongan, namun tulisan ini aku buat untuk mensyi'arkan kabar baik, tentang kebaikan dan kebesaran Allah swt. Semoga saja tulisanku ini bermanfaat dan dapat memberikan nilai tersendiri bagi setiap pembaca sekalian, amin




64 komentar:

Anonymous said...

airmataku jatuh saat membaca tulisanmu, engkau yang terlahir bukan sebagai orang islam namun mendapatkan sesuatu yang tidak pernah aku dapatkan yaitu hidayah dari Allah. semoga ceritamu bisa menjadi tauladan bagi aku agar aku bisa sepertimu yang mendapat hidayah.

Arif As 66 BTG said...

Amin ya robb

amar.fahrezy@yahoo.com said...

mendengar kisahmu.... aq terharu krna hidayah yang turun padamu beanr2 anda yakini. Smoga hidayah yang sama diterima oleh salah satu keluarGA ISTRIKU yang dari kecil masih memeluk agama nasrani... kami slalu berdua smoga diberi petunjuk

kisah kisah said...

Amin ... semoga mereka mendaptkan hidayah dari Allah kita hanya bisa mendo'akan saja

Anonymous said...

Subhanalloh
Alloh memberi petunjuk kepada siapa saja yang dikehendaki-Nya.
Alloh penggenggam seluruh langit dan bumi seisinya.
tiada Tuhan selain Alloh, dan Muhammad adalah utusan Alloh...

feby said...

Maha suci Allah SWT,yg memberikan hidayah bagi hambaNYA,semoga keberkahan hidup dan keberuntungan ada padamu. Tiada Tuhan selain Allah,dan Muhammad adalah utusan Allah..

Anonymous said...

ISLAM MENAWARKAN KEHIDUPAN BERKEYANAN YANG LEBIH RASIONAL..MESKI SYURGA DAN NERAKA MASIH MESTERI TETAPI LOGIS KAN ORANG YANG SALAH BERKEYAKINAN AKAN DITIMPA KERUGIAN BESAR.? LAKSANA SOPIR TAK TAHU ARAH IA AKAN TAK SAMPAI PADA TEMPAT YANG AKAN DITUJU

UnseenFriend12345 said...

Subhanallah...
tulisan anda menyentuh sekali...
saya terkagum membacanya,
terimakasih ya Robb, sudah memberikan hidayah pada kami melalui cerita ini.

pengobatan alternatif darah tinggi said...

subhanallah,, mungkin itu adalah hidayah yang di berikan allah swt kepada dia,,,

pengobatan alternatif kista ovarium said...

beruntung sekali ya,,, semoga cerita di atas bisa memberikan penerangan hati bagi semua

Anonymous said...

Sebab TUHAN, Allahmu, adalah api yang menghanguskan , Allah yang cemburu.
Jangan sujud menyembah j kepadanya atau beribadah kepadanya, sebab Aku, TUHAN, Allahmu, adalah Allah k yang cemburu, yang membalaskan kesalahan bapa l kepada anak-anaknya 1 , kepada keturunan m yang ketiga dan keempat dari orang-orang yang membenci Aku

Kau meninggalkan Tuhan Yesus, sangat di sayangkan..

Anonymous said...

jadi gue harus bilang wow...gitu...cerita basi dipercaya

Arif As 66 BTG said...

Semoga temen kita yang 2 ni juga bisa mendapatkan hidayah sayangnya mereka hanya berani bersembunyi... terutama hidayah itu ada untuk kita semoga kita selalau bertambah iman dan taqwa.. amin...

Anonymous said...

HOAX, cerita dikarang2... kristen bukan agama tapi way of life

Mari Berbagi said...

Sangat Menggugah hati, Mudah mudahan semakin banyak yang mengerti tentang Islam, Salam Berbagi Sob.

Anonymous said...

amin... semoga kita termasuk orang2 yang mendapatkan hidayah dari Allah amin ya rob

Anonymous said...

subhanallah,,,

Anonymous said...

subhanallah.....

Anonymous said...

karangan cerita fiksi yg bsa di buat oleh siapa saja dan untuk memecah belah saja ini... yakin lh pada pendirian dan keyakinan masing2 aja. gitu aja kok reeeeeeepppooot.. :)

ibnu arif said...

Al hamdulillah cerita ini bukan cerita fiksi dan orangnya sampai sekarang masih di pondok al anwar dan bisa ditanya langsung kalau ANDA ingin tahu kebenarannya dan saya tidak punya tujuan untuk memecah belah cerita ini hanya untuk share betapa agunnya Allah dengan segala kehendaknya semua tidak ada yang tidak mungkin

azhuri baidhowi said...

Semoga Allah memberikan kepada kita hati yang taqwa,istiqomah dan mengakhiri hidup ini dengan khusnul khootimah. amiin ya Robb.

Anonymous said...

Seperti cerita sinetron yg hanya mengandalkan perasaan. Beda dengan kisah nyata seorang wanita pakistan keturunan nabi muhammad yg bernama Gulshan Fatima, yg mengalami mujizat dan bertemu dengan Tuhan secara langsung. Baca bukunya The Torn Veil. Bisa download gratis di www.buktidansaksi.com

M. hamdi said...

Semoga Allah senantiasa membimbing anda ke jalan-Nya yang lurus...amiin

Fahmi El Hajary said...

merinding bacanya euy.
subhanallah wal hamdulillah

hidayah allah bisa turun kepada siapapun dan kapan-pun

Annisa yolanda said...

Subhanallah ...
Allahuakkbar :)
allah selalu memberikan petunjuk kepada hambanya yang berada di dua pilihan..!
Semoga pilihan ini tidak disia siakan
amin

Anonymous said...

untuk semuanya:

tidak ada agama yang mampu menyelamatkan jiwamu.
Yang mampu adalah hanya Dia yang menciptakanmu yaitu Nabi Isa.

Buat yang beragama Muslim, bacalah Alquran karena disitu ada cerita yang benar, yakni Isa adalah Juru selamat dunia.
jika kamu pakai logika, kamu tidak akan mengetahui rahasia ini.

thanks

Anonymous said...

memang benar nabi Isa akan kembali ke dunia ini tapi bukan untuk kaum kristiani akan tetapi sebagai umat nabi muhammad. dalam injil sudah banyak disebutkan akan adanya nabi muhammad silakan pelajari injil lebih dalam

Anonymous said...

tuhan itu satu tidak beranak dan tidak beribu

Anonymous said...

“Bukankah anda seorang pendeta?” Aku jawab, “Benar.” Lantas ia bertanya kepadaku, “Siapa Tuhanmu?” Aku katakan, “Al-Masih.” Ia kembali berkata, “Aku menantangmu, coba datangkan satu ayat di dalam Injil yang menyebutkan bahwa al-Masih AS berkata, ‘Aku adalah Allah atau aku anak Allah. Maka sembahlah aku’.” Ucapan muslim tersebut

cerita orang mualaf dari afrika selatan

Anonymous said...

CERITA INI ANEH..
Menurut saya, dari semua orang yang telah menerima hidayah dari Allah SWT dan menjadi Muallaf, cerita anda yang paling hebat.

Memang tidak ada yang tidak mungkin bagi Allah SWT.
Tapi saya sama sekali tidak percaya dengan cerita anda. Karena alur dari hidayah yang anda terima dari Allah SWT sangat tidak tepat dan jelas diserupakan dengan peristiwa Isro’ Mi’roj Rasulullah.

Memang benar sekarang anda Muallaf. Tapi cerita perjalanan anda menjadi seorang muallaf itu terlalu luar biasa dan menurut saya ini hanya berlaku juga pada orang2 pilihan Allah SWT. Dengan kata lain, saya menyebut cerita dalam mimpi anda adalah sebuah kebohongan.

Ini persis dengan metode2 yang diterapkan oleh orang2 non muslim / agama anda dulu dalam meyakinkan umatnya tentang agama tersebut. Mereka selalu mengatakan bahwa mereka telah bermimpi dan berbicara dengan malaikat tentang kebenaran agama dan Tuhan anda.

Satu poin lagi yang saya garis bawahi :
Jangankan dengan malaikat, Tuhan anda juga bisa turun langsung dan berbicara dengan pemimpi hanya untuk mengatakan agama anda adalah benar dan Yesus Kristus (dalam agama anda) adalah juru selamat dan ini sangat manjur bagi umat anda dulu.

Runtutan cerita anda bagi orang2 yang hanya membacanya saja benar2 akan menipu dan menyesatkan banyak orang, karena mereka begitu senang mengetahui seorang non muslim seperti anda telah masuk islam (Muallaf) dan meyakini agama Allah SWT ini sebagai agama anda tanpa memahami esensi cerita mimpi anda.

Mohon maaf sebelumnya, mari kita berfikir dan mengkaji hal ini :
1. Siapakah orang paling mulia bagi umat islam ? Pernahkah beliau berbincang-bincang dengan Allah SWT saat menerima wahyu seperti cerita para pemuka agama anda dulu dan berbohong telah bermimpi bertemu dengan malaikat bahkan Tuhan untuk meyakinkan umatnya ?
2. Jika anda benar2 telah mempelajari Islam karena ke-Muallaf-an anda, apakah anda lebih diprioritaskan melebihi sahabat Muhajirin dan Ansor ? atau anda harus mentertawakan diri sendiri karena kebohongan anda yang tidak selaras dengan bentuk dan cara2 Islam tentang orang2 yang menerima hidayah ?
3. Atau Mungkin cerita ini hanya bermaksud untuk mengetahui kemampuan orang2 Islam saat ini, apakah mereka masih dapat berpikir atau mudah dibohongi ?
4. Saya justru meragukan ke-muallaf-an anda, dan apa tujuan anda sebenarnya ?

Terima kasih, semoga bermanfaat.

Anonymous said...

Allah tidak akan langsung berbicara dengan manusia karna manusia tidak akan mampu bertemu,mendengar,atau lewat mimpi sama sekali karena KeMaha besarannya.......( Bagaimana bila rumah semut dimasuki gajah, pasti rumah semut akan berantakan dan musnah, itu hanya semut dan gajah) apalagi Maha Besar Allah SWT dunia ini hanya debu bahkan antariksa dan alam semesta ini......tapi bijaklah dalam menilai,semoga apapun yg sodara ceritakan akan tetap menjadi hidayah utk sodara........suatu saat sodara akan bisa meluruskan maksut dan tujuan .....insyaAllah semua jadi suatu kebaikan.......amin Yaa Robb

Anonymous said...

Sang mualaf itu bernama muslih..dari Solo

Anonymous said...

luar biasa

Anonymous said...

harusnya ceritanya yg jelas siapa. nama. sekolah dan asal dari mana ... biar transparan jbahwa islam adalah agama yg jelas jujur dan berani... jgn kayak para pecundang id disembunyikan, ingat...!! tak akan berdampak sedikit pun, kamu masuk islam atau bukan islam terhadap kemulyaan dan keagungan Alloh Tuhanku YME ..

cara memakai jilbab said...

artikel2nya mantab sekali. nanti aku sering-sering berkunjung ke sini nih. makasih mas agan

Anonymous said...

Kenapa yesus di anggap tuhan?

Anonymous said...

Subhanallah ... aku pun ikut merskann semuanya tak tersa aku pun ikut meneskan air mata terharu oleh semua yg kamu alami .. semoga semakin banyak orng2 yg menjadi mualaf krena agama yg paling benar memang hanya agama islam . krena agama islam adlah agama yg penuh dgn NASEHAT dan AJARAN yg benar MUTLAK ,,

Anonymous said...

wow shitnetron

Badil said...

Subhanallah walhamdulillah wala'illaha'illallah wallahuakbar, sungguh indah kejadian nyata saudara kita ini ,semoga Istiqomah

ibnu arif said...

Bagi tmn2 yang tdk percaya bisa dikonfrim lngsung ke orangnya ini masih nyantri di pp al anwar karangmangu sarang rembang jateng

arthurblog said...

Tuhan kan ESA,,
Kalo yesus tuhan,terus bunda maria apanya dong,,??

Emilianus emil said...

Untuk semuanya saya mau memberitahukan bahwa TUHAN YESUS KRISTUS ADALAH SATU SATUNYA JURUSELAMAT DUNIA ayatnya : YOHANES 14 AYAT 6 BUNYINYA : AKULAH JALAN DAN KEBENARAN DAN HIDUP TIDAK ADA SEORANGPUN YANG DATANG KEPADA BAPA KALAU TIDAK MELALUI AKU artinya : agama tidak menyelamatkan YANG BISA MENYELAMÃTKAN MANUSIA MASUK KE SORGA HANYALAH TUHAN YESUS KRISTUS TIDAK ADA YANG LAIN anda harus menyesal karena telah meninggalkan TUHAN YESUS

Emilianus emil said...

Apapun agamamu atau adat istiadatmu atau semua amal kebaikan yang telah kamu lakukan semua itu tidak akan membawa anda masuk ke sorga semua itu hanya sebagai tambahan saja KARENA HANYA TUHAN YESUS SATU SATUNYA YANG DAPAT MEMBAWA ANDA KE SORGA percayalah Kepadanya dan kepada firmanya maka anda akan di selamatkan jangan mengandalkan akal dan pikiranmu sendiri karena di dalam firman Tuhan tertulis TETAPI TANPA IMAN TIDAK MUNGKIN ORANG BERKENAN KEPADA ALLAH SEBAB BARANGSIAPA BERPALING KEPADA ALLAH IA HARUS PERCAYA BAHWA ALLAH ADA DAN BAHWA ALLAH MEMBERI UPAH KEPADA ORANG YANG SUNGGUH SUNGGUH MENCARI DIA ( IBRANI 11 AYAT 6 )

downlaodgamer6f88 said...

senang sekali bisa berkunjung ke sini kebetulan saya ketemu artikel yang saya cari di blog ini, mungkin kedepannya akan sering berkunjung ke blog ini untuk sekedar baca-baca artikel menarik lainnya

Anas sya'rony said...

mantaPPP... love you always AL-ANWAR....

Dimaspriyo said...

Daripada ribut2 gk berguna mendingan bikin dongeng aja

Anonymous said...

Selamat anda pasti selamat masuk islam dan pasti masuk surga dan mendapatkan 72 bidadari cantik dari allah

Anonymous said...

Orng2 munafik mmang tdk mdah prcaya bahwa agama islam adlh agama yg benar dan d rahmati Allah SWT..krna hati mereka sdah d bekukan oleh Allah SWT

Anonymous said...

Allah mmberikan hidayat kpa sipa yg di kehendaki-Nya...dan utk anda smoga di brikan hidayah jg...amien

Carl Loisoklay said...

Terpujilah Allah Bapa kita yang selalu adil pada jalannya, karena hari ini juga engkau akan melihat keadilan Allah itu dinyatakan dalam kasih-Nya yang besar... Dalam nama Tuhan YESUS KRISTUS Amin

Anonymous said...

Sungguh Islam adalah agama buat para pemikir, para ilmuwan... entah berapa kali Allah menyindir kita dengan firmannya, "Apakah kalian tidak berfikir?", "Apakah kalian tidak berakal?"
Gunakanlah hati dan fikiranmu untuk mengenal tuhanmu...
ISLAM BUKAN agama DOGMA yang TAK BERDASAR

Anonymous said...

sedih aku membacanya karna seorang lagi umat manusia telah masuk neraka. Ingat alquran sendiri menjamin umat islam wajib mendatangi neraka.namamu telah dihapus dari buku perjanjian

Anonymous said...

Yesus Firman ALLAH yang telah menjadi manusia

Anonymous said...

Tetapi Aku (Yesus) berkata kepadamu : sesungguhnya kamu telah melihat aku ,kamu tidak percaya semua yang diberikan Bapa kepadaKu , dan barang siapa datang kepadaKu , ia tidak akan Kubuang. Sebab aku turun dari sorga bukan untuk melakukan kehendakKu , tetapi untuk melakukan kehendak Dia yang mengutus Aku, yaitu supaya dari semua yang telah diberikanNya kepadaKu jangan ada yang hilang , tetapi supaya kubangkitkan pada akhir zaman . Sebab inilah kehendak Bapa(ALLAH) Ku supaya setiap orang yang telah melihat anak dan yangf percaya kepadaNya beroleh hidup yang kekal , dan supaya Aku membangkitkannya pada akhir zaman. (Yohannes 6 ayat 36- 40)

Anonymous said...

sungguh menyentuh ceritanya.untuk lebih mengenal khazanah islam lihat di majalah islam asy syariah atau kunjungi di www.asysyariah.com.barakallahu fiik

Anonymous said...

ALLAH adalah PENCIPTA sedang selain ALLAH adalah ciptaan ALLAH. perumpamaan penciptaan nabi isa adalah seperti penciptaan nabi adam .ALLAH ciptakan nabi isa 'alaihi salam ada ibu tanpa bapak sedang nabi nabi adam ALLAH ciptakan tanpa ibu dan tanpa bapak.

dunge prasetyo said...

ikut dikit ahh .. cowo 72 bidadari ? cewe apa dong ? malakat ganteng , macho berbadan bidang gitu ?? surga bukan tempat mesum gambaran surga yg salah kebanyakan denger kata orang sama baca dongeng ..

nie kata Isa Al masih yg kalian aggap nabi pernah berkata :
Dia (Allah) didalam Aku (Yesus) dan Aku di dalam DIa .. Allah gak banyak tapi satu .. ada nabi yg brani dan bisa ngomong gini ?? ini nabi yg kalian percaya diturunkan oleh Allah loh.. cari 25 nabi yg pernah ngomong gini kecuali Isa Al masih .. ni arti dari nama Isa Al masih cari di ensiklopedia mana aja Isa Al masih artinya Juruslamat .. skak mat .. kalo mau bahasa semut jadilah semut begitu pula jadilah yang Dia mau (Yesus). makasih .. ingat surga suci no mesum

dunge prasetyo said...

siapa tuh namanya yg bikin dongeng di atas .. mas agama gak menyelamatkan tapi yang percaya kepada Nya yg diselamatkan ..

Anonymous said...

(Yohannes 6 ayat 36-40): "Sebab inilah kehendak Bapa(ALLAH) Ku supaya setiap orang yang telah melihat anak dan yang percaya kepadaNya beroleh hidup yang kekal , dan supaya Aku membangkitkannya pada akhir zaman" --> KURANG JELAS gimana lg sih?? bahwa Isa-Al-Masih itu adalah diutus/utusan Allah, dan bukan Tuhan! Isa Al-Masih menjelaskan disana mengenai kehendak-kehendak Allah yg disampaikan melalui dirinya, sama saja seperti para nabi dan rasul lainnya..

Bukalah Mata Hati Kalian wahai yg menganggap manusia sebagai Tuhan!! akan sangat sedih skali Isa Al-Masih mengetahui ajaran2 yg disampaikan Allah melalui dirinya disalah artikan dan di-edit2 dalam berbagai versi. kami umat Muslim sangat memuliakan Isa Al-Masih, bahkan kami lebih tunduk dgn perkataan beliau daripada kalian, kami lebih kristen daripada umat kristen itu sendiri.. karena kami mengikuti apa yg beliau ajarkan dan sampaikan di akhir alkitab bahwa akan datang rasul akhir zaman yg menyempurnakan ajaran Allah SWT dr apa yg sudah dibawa oleh para nabi dan rasul2 sebelumya. Asal kalian tau saja, dalam Al-Quran wanita yg paling dimuliakan adalah Maryam (Bunda Maria) yg selalu disebut2 dan bukan istri Muhammad ataupun ibunda Muhammad S.A.W, Quran juga menceritakan tentang kerasulan Isa-Al Masih (Surat Al-Imran) jd sudah sepantasnya qta tetap menjunjung tinggi kerasulan beliau dan kemuliaan Maryam,

Dan buat kita semua (Islam dan Kristen) sudah bukan saatnya mendebatkan mana yg benar dan mana yg salah, yakini saja apa yg kita yakini dan tidak perlu emosi.. sharing pemikiran dan diskusi memperkaya pengetahuan kita dan kemantapan hati kita serta menjadikan qta manusia bermartabat jika setelah diskusi qta tetap saling menghargai dan mengasihi..Marilah kita semua berdo'a kepada Allah Tuhan YME yg menciptakan alam semesta, yg memberikan petunjuk, yg menurunkan "kekasih-kekasihNya" di dunia ini untuk menyampaikan kebenaran, yg memberikan Mukjizat2 kpada para rasulNya, yg menuntun dan membisikkan wahyu-wahyuNya kepada para nabi dan rasul, khususnya Isa Al-Masih dan Muhammad SAW agar qta smua diberikan petunjuk, isyarat ataupun kemudahan menuju cahayaNya dan juga semoga bangsa kita tidak terpecah belah dan menjadi bangsa yg hebat.. Aaminn ya Rabb! salam damai

Anonymous said...

Jika kita mau masuk ke jalan allah tuh banyak yang membenci baik dari pihak yang kita masuki agamanya karena dr pihak islam sendiri meragukan keimanan kita sebagai umat islam karena baru muallaf,,janganlah percaya dgn manusia ,,percaya pada allah dan org mukmin sja

Anonymous said...

apa ceritanya logik atau tidak logik....allah itu maha besar ..mengetahui dan bermacam2 lagil...yang penting nya saudara kita ini telah menjadi islam..dan didalam islam dia telah mendapat jalan kebenaran..siapa kah tuhan sebenar yang berhak disembah...allah yang esa..cuma satu saya ingan bertanya kepada beliau bagaimana keyakinan beliau dahulu sebelom islam...yang menyakin kan yesus itu tuhan atau pun lebih dalam kristian diabadikan sebagai trinity...sebagai kasih allah kepada umat manusia menurunkan anak nya kedunia untuk menebus dosa adam dan hawa. atau pun dipanggil dosa warisan. Sedangkan dari segi logik akal yang waras kalau tuhan kristian itu benar2 berkuasa ...dia tidak perlu sampai untuk menurunkan anaknya kedunia untuk mengampunkan dosa manusia...cukup berkata aku ampunkan...jadi jalan cerita ketuhan dalam agama asal beliau kristian bukan memudahkan..tapi menyusahkan...soalan bagaimana ketika itu tidak terfikir oleh beliau atau umat kristian yang lain...terima kasih.

Anonymous said...

jik kalian memang orang beriman tidak sepantasnya memperdebat kan hala seperti itu.dalam ajaran agama. kita dibentuk,utuk menjadi orang yang ber iman di ajari utuuk melakukan kebaikan. tapi setiap orang yang beriman tidak akan mau menghinas atau meng hujat tuhanya apapun pilihan agamanya baik kristen maupun islam bahkan banyak yang masuk kristen dari islam begitu pun sebaliknya padasaat anda bertengkar berarti anda tidak mengasihi TUHAN anda sama saja anda meng hina TUHAN (ALLAH) anda yang terpenting adalah apaka anda sudah melakuka atau menerapkan ajaran darikepercayaan anda dengan baik jika belom lebih baik jangan pernah ber debat tetapi jalankanlah kepercayaan anda dengan baik . karna sesunggunya kepercayaan itu bukaan utuk di per debatkan jikamemang imankalianan sudah bisa menjang kau surga barulah kalian berdebat tanpaperlu ada RASAMALU ......TERIMA KASIH

Anonymous said...

itu bukan hidayah. tapi godaan IBLIS. LUCIFER bisa mnjrumuskan engkau seperti yang terjadi pada matius

Anonymous said...

KAMU GAK MENGERTI TENTANG TUHAN YESUS. 'BAPAKU YANG DIMAKSUD ADALAH DIRINYA SENDIRI. BACA ALKITAB SAMPAI LENGKAP ALKITAB. DAN BANDINGKAN SAMA ALQUR'AN. OH GOBLOK

Post a Comment

 
oleh Ahadan blog | Bloggerized by Ahadan | ahdan