20.10.11

DALAM INJIL "Indah Pada Waktunya" APA ADA ???

Sering aku liat temen-temen dalam Facebook nulis "Semua akan indah pada waktunya", "Akan indah pada waktunya atau  ada yang menulis singkat aja "Indah pada waktunya" sekilas kata-kata ini sangat indah untuk didengar bahkan sangat ringan untuk di cerna oleh otak kita bahkan sesorang yang tidak mau berfikir dan orang-orang yang sering melakukan perbuatan dosa akan beranggapan kalau semuanya itu akan menjadi indah dengan sendirinya dalam kurun waktu mendatang alias pada suatu saat nanti dia akan mendapat keindahan tanpa harus melakukan perbuatan baik.

Tanpa kita sadari kata-kata seperti ini terkadang bisa menjerumuskan orang yang ada disamping kita yang bisa membuat orang malas untuk bertaubat dan enggan melakukan ibadah kepada sang pencipta yaitu Allah SWT, alangkah baiknya kalau kita menulis sesuatu agak terperinci atau terarah, sebagai contoh "aku sudah berjuang semoga akan menjadi indah". "Perjalanan telah ku lalui semoga husnul hotimah", "Do'a dan perjuangan smua telah kulakukan tinggal menunggu keputusan sang pencipta semoga menjadi akhir yang indah". Dengan perkataan seperti ini akan lebih menunjukkan kalau kita ini adalah seorang hamba yang masih butuh kepada sang pencipta untuk menentukan kehidupan kita walau kita sudah berusaha tetap yang menentukan Allah SWT juga. 

Ada seorang teman berkata jangan sering mengucapkan kata "akan indah pada waktunya" Emang ada apa aku langsung ada bertanya pada dia ya... karena penasaran ada apa dibalik kata itu....

Mari kita cermati.... Indah pada waktunya kata ini seolah-olah menghilangkan kata kegagalan didalamnya jadi hanya ada keindahan setelahnya, jadi dalam kata ini tidak ada akhir yang sengsara adanya bahagia, padahal semua ketentuan bukan di tangan kita hanya ditentukan oleh sang pencipta, jadi kalau kita terlalu sering mengucapkan itu kita seolah-olah akan langsung gila kalau kita mendapatkan kegagalan karena kita sudah yakin akan mejadi indah ternyata menjadi jelek tuh akhirnya atau akan menjadi gila karena kegagalan kita.. 

Asalmula kata "Indah Pada Waktunya"

Penasaran juga akhirnya aku cari-cari kata-kata itu yah... kalau al-qur'an aku kira ndak ada ya.... coba buka-buka lagi juga tidak ada.. Buka injil ah... ya..hhhh ndak punya cari versi PDFnya di internet. cari lama tebel tanya aja lewat mbah google ternya ketemu
Ia membuat segala sesuatu indah pada waktunya, bahkan Ia memberikan kekekalan dalam hati mereka. Tetapi manusia tidak dapat menyelami pekerjaan yang dilakukan Allah dari awal sampai akhir. (Pengkotbah 3:11)

ehhh...................... ternyata di ambil dari sini...

Perkataan akan indah pada waktunya emang benar di ambil dari Injil, kalau kata lengkap justru lebih ganas tu... "Ia membuat segala sesuatu indah pada waktunya" wah kalau gini bagai pendosa (orang-orang yang sering melakukan pebuatan dosa) akan santai-santai saja karena pasti akhirnya akan indah... Wah tak ada neraka dong.. trus yang masuk neraka apa itu indah??? Walau kita sudah berjuang dengan sepenuh hati tetap kita pasrahkan segala sesuatu kepada sang pencipta. jadi kita benar-benar bisa menerima kalau suatu saat kita mengalami kegagalan nanti.
Semoga kaum muslimin berhenti menuturkan dan menyebarkan ucapan “indah pada waktunya. Semakin sering diulang-ulang, ucapan itu akan semakin melekat kuat di dalam benak yang justru akan merusak pikiran orang-orang awam disekitar kita. Tidak ada perkataan yang paling mulia, sarat makna, paling benar, paling layak disebarkan, dan paling layak dilekatkan dalam benak, selain Alquran Al-Karim. Sebaik-baik perkataan adalah Kitabullah, dan sebaik-baik petunjuk adalah petunjuk Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Mohon maaf kalau ada tutur kata yang salah mohon kritik dan sarannya

Mudah-mudahan, ini menjadi ilmu yang bermanfaat. Amin ….

ARTIKEL MENARIK LAINNYA;

11 komentar:

mima said...

maaf sebelumnya. temen2 saya sering mengatakan demikian. tanpa melihat kalimat itu dari injil atau bukan, yang saya tangkap justru bermakna "janganlah bersedih karena Allah tau mana yg terbaik buat kita tentang apapun, tentang KAPAN dan dimananya"

Syafira said...

Mungkin betul ya...
Buat mima deh kalau yang artinya betulbanget tuh itu ma islami banget tapi apa itu indah semua kan tidak to... walaupun pada waktunya tidak indah itu juga keputusan allah juga.

Annisa Evi Mu' said...

Saya hanya mengingatkan jadi tentang penafsiran kalian UP2U, karena memang kita adalah sesama muslim harus saling mengingatkan 1 ama lain

alfonsa said...

saya bukan muslim, tetapi saya Katolik. saya menghargai apa yang anda tulis di atas, namun sayang sekali pikiran anda sempit dan kurang berpikir jauh kedepan dan masih dangkal.
bagaimana kalau saya bandingkan dengan kata berikut
"kegagalan adalah keberhasilan yang tertunda"
kalau anda juga mengatakan bahwa itu akan mengendap dalam benak setiap manusia di dunia dan membuat manusia juga malas, dan akan membuat manusia tersebut juga malas.
SAMA DENGAN anda berpikir dangkal.

tentu saja SEGALA SESUATU AKAN INDAH PADA WAKTUNYA, merupakan hal yang positif. berdoalah pada Tuhan, minta pada Tuhan, percayakan pada Tuhan. dan Tuhan akan memberi, namun jika DOA disandingi dengan USAHA. maka Tuhan akan memberi jalan untuk anda. tentu saja tidak bagi orang PEMALAS yang hanya berdoa namun tidak ada usaha.
mohon dipahami.
salam sejahtera buat kita semua.

Arif As 66 BTG said...

Sangat jauh berbeda dengan "kegagalan adalah keberhasilan yang tertunda"

Yang di pikir bukan dangkal atau dalam seseorang dalam menguraikan sebuah pemahaman kalau aku jelaskan secara islami non pikiran atau istilahnya secara dalil2 islami tentu akan terasa kolot dan tak berbau cara berfikir yg diinginkan orang-orang dizaman sekarang tentu saja saya membuat tulisan sangat singkat dan tak ada acuan kuat karena memang tujuan utama untuk membuka perdebatan heeemm.... Monggo dilanjut

Anonymous said...

“Ia membuat segala sesuatu indah pada waktunya, bahkan Ia memberikan kekekalan dalam hati mereka. Tetapi manusia tidak dapat menyelami pekerjaan yang dilakukan Allah dari awal sampai akhir.“ (Pengkotbah 3:11)

Sebagai umat yang percaya kepada Tuhannya masing2.,
Apakah anda tidak percaya bahwa Tuhan anda bisa membuat segala sesuatu dalam hidup anda indah pada waktunya..???
Kalau anda mengaitkan dengan dosa, bagaimana jika anda berbuat dosa terus anda minta pengampunan kepada Tuhan anda? Bukankah anda mengharapkan dosa anda di ampuni dan hidup anda akan berakhir indah..???
Apakah Tuhan anda akan membiarkan anda terpuruk dalam masalah atau kesalahan/dosa anda..???
Ini yang anda harapkan..??? tentu tidak.

Kita ini hanya makhluk ciptaan-Nya. Sebagai orang yg percaya kepada-Nya, kita hanya bisa percaya bahwa apa yang Dia perbuat kepada kita itu baik dan semua pasti indah. SETUJU..???

Mudah-mudahan tulisan di atas tidak didasari oleh perasaan iri hati & benci. Jangan sampai karena anda sering menggunakan kata2 tersebut dan pada akhirnya anda tdk mendapatkannya di kitab anda tetapi anda mengetahui sumber kata-katanya berasal dari umat agama lain, anda mencoba merangkai kata untuk membalikkan maknanya.
Sebelum anda mengetahui sumbernya, saya yakin kata2 ini sangat berkesan di hati anda. Karena mencerminkan Tuhan yang baik, maha pengasih lagi maha penyayang dan ke 99 nama yang lainnya. :)

Anda percaya kepada Tuhan yang bisa "membuat segala sesuatu indah pada waktunya"..???

Arif As 66 BTG said...

hahahaaa.... sip2 tapi sayang ya... yang dibahas disini bukan tuhannya tapi pengaruh kata2nya tatkala seseorang sudah mempunyai keyakinan semua akan menjadi indah dia akan malas dan santai-santai saja toh semuanya akan menjadi indah padahal bukan begitu adanya kita semua dituntut untuk berusaha agar kita tidak malas-malasan siapa yang melakukan kejelekan maka akan berakhir jelek bukan akan menjadi keindahan jadi kita harus taubat dan memperbaiki dirikan dan indah disini menurut siapa menurut tuhan atau menurut mereka...???

Anonymous said...

dan pengkotbah bukanlah injil :p

Gea Anggara said...

Pemikiran yg jernih! Setuju ama anda. . . Bnyak orang2 pintar skrg memperdebatkan perbedaan. Bukan malah mencari solusi untuk menjadi satu kesatuan .

Anonymous said...

izin share di buat mengingatkan teman-teman di fb

Luth 313 said...

barusan saya membuat sttus di fb dg kutipan "'akan indah pada waktunya' kapan waktunya?"
Beberapa jam kemudian dikomentari kyaiku,...aku pun jdi malu pada diri sendiri karena kebodohanku mengutip kata2 tanpa tau dasarnya dari mana,karena awalnya saya kira itu hanya ucapan puitis inspirator/motivator.
Namun tidak,...kutipan itu sungguh sarat makna yang sebelumnya tidak saya ketahui.
Syukron katsiron ya syaikhi.

Post a Comment

 
oleh Ahadan blog | Bloggerized by Ahadan | ahdan