5.1.11

NADZHOM ALFIAH

ALFIAH AUDIO FILES 
Karya Santri Al-anwar Tahun 90-an

Ilmu Nahwu (Arabic Grammer-Red) dan berbagai ilmu agama lainnya berkembang satu demi satu. ilmu nahwu muncul bermula setelah bahasa Arab menyebar dan dipraktekkan oleh sebagian besar umat islam pada zaman keemasan islam, baik oleh bangsa Arab asli maupun yang bukan asli, seperti bangsa iraq, bangsa Mesir (egypt), Syiria, Barbar (Afrika Utara) dan yang lainnya.
selanjutnya maka lahirlah aya yang dikenal sebagai Arab asli dan Arab "Kelahiran" (al-Mauwalladin). Kala itu, menurut kata para ulama' dan didukung suatu hikayat, bahwa Sayyidina Ali berkata : "Tidaklah Arab mereka yang berorang tua Arab, tapi mereka yang berdialek dengan bahasa Arab".
Suatu bukti bahwa agama Islam adalah agama bagi seluruh umat manusia sesuai firman Allah "Kami tidak menugaskan kamu (wahai Muhammad) melainkan pada segenap mannusia" adalah suatu kenyataan, bahwa islam bersumber dari Al-Qur'an dan Al-Hadits yang terbukti juga secara baik dipahami oleh orang di luar Arab. Ilmu figih dan bahkan Ilmu Ushul Al-Fighi misalnya, banyak juga dari karya orang yang bukan bangsa Arab. Ilmu usul Al-Fighi yang pertama kali lahir dari karya agung Abu Hanifah, seorang yang berbangsa Persi. dan realitas ini diakui oleh imam Syafi'i lewat pernyatannya : "Kita semua para ahli ijtihad sebagai anak asuh Abu Hanifah".
Ilmu Nahwu  (grametikal arab-red) pertama, juga ditulis oleh ilmuan yang bukan bangsa Arab. Ia penulis bangsa Persi yang sangat terkenal dan populer dengan sebutan Imam Sibawaih. ia menulis karangan nahwu yang saking identiknya dengan sebuah referensi acuan, kitabnya dapat dikenali dengan di sebut al-kitab. Sebuah nama umum yang dalam pentas Ilmu Nahwu dapat dikenali dengan jaminan sang pengarang bukanlah ilmuan yang dianggap asing dan maha karyanya tidak dapat diabaikan dan dilewatkan oleh siapapun pelajar nahwu.
Kitab al-Khulashoh, sebuah kitab tentang bahasa Arab yang lewat berbagai tahapan dan alasan praktis selanjutnya teringkas sebagai Alfiah, juga karya ilmuan kelahiran Andalus, Sepanyol. Sebuah negeri dengan masa enam abad diukir dengan kultural Arab. sebagai bukti adalah kepustakaan dan arsitektur Cordova Granada dengan keindahan istana al-Hamranya dan lain-lain, yang kemudian diakui sebagai antara sumber inspirasi kebangkitan berbagai sains dan teknologi diberbagai penjuru dunia, utamanya di Eropa.
Imam Ibnu Malik san penulis kitab masyhur Alfiah lahir dan besar di Andalus yang saat itu sebagai komunitas ilmiyah kelas tinggi yang tidak dapat disangkal  oleh siapapun. Beliau kemudian hijrah ke Syiria demi mengembangkan ilmunya. Beliau adalah ilmuan besar, khususnya dibidang sastra Arab. Di antara sekian banyak muridnya terdapat ilmuan yang sangat terkenal dan berbagai karya fiqihnya menjadi standart referensi para ahli fiqih. Terutama Ahli Fiqih Syafi'iyah.
Ilmuan yang muridnya itu adalah imam besar, Nawawi pengarang al-majmu', Syarhu muslim dan berbagai karya lainnya. Karena bangganya sang guru. Ibnu Malik, penulis Alfiah, dari sekian dari berbagai Contoh nahwiyah, beliau membuat contoh (misal) dengan arti : "Lelaki Agung ada diantara kiata" dan contoh dalam bab al-Mubtada itu, sebagai lelaki agung dimaksud tak lain adalah sang murid besar, Imam Nawawi. 
Akhirnya, saya turut bahagian atas lahirnya edisi Indonesia yang mengupas Alfiah dengan harapan dapat sebagai perangkat penting demi dapat memahami dua sumber utama Islam, yakni Al-Qur'an dan Al-Hadits dimana keduanya menggunakan bahasa arab fasih (bersifat gramatikal-red)

Semoga bermanfaat

Sarang, 20 Oktober 1998

KH. Maimoen Zubair
Untuk Download Audio Alfiah silakan Klik Disini

3 komentar:

Anonymous said...

kitab mulhatuli'robnya mana denn, ada kaaa..

Annisa Evi Mu' said...

Insya Allah aku carikan

zen lubbi said...

qurrotul 'uyun _nya ada ngga'?

Post a Comment

 
oleh Ahadan blog | Bloggerized by Ahadan | ahdan