2.8.11

AGAMA, CINTA, CITA-CITA, DO'A (bag 2)

Apakah manusia pernah mendengar bahwa ada api yang jika semakin besar kobarannya maka semakin terciumlah bau semerbak darinya selain api cinta ??

Apakah kamu belum mendengar tentang Qays Al-amiri saat ia dibawa oleh ayahnya menuju baitulah dimakkah setelah ia tidak dapat berhubungan lagi dengan layla. Ayahnya berharap agar ia berdo'a diasamping ka'bah supaya disembuhkan dari rasa cinta terhadap layla. Tatkala ia sudah berada disamping ka'bah ayhnya menyuruh seraya hanya berkat " Bergelantunglah pada selambu ka'bah dan mohonlah kepada Allah supaya Dia menyembuhkanmu dari mencintai layla !!!" Benar saja, Qays begelantungan pada selambu ka'bah namun ia berkata "Yaa Allah tambahkanlah kecintaanku kepada layla dan penderitaanku sebabnya dan janganlan Engkau membuatku melupakannya.
Lantas aku bertanya pada si penanya :" Tapi ingant jangan kau kira cinta yang aku bicarakan ini sama dengan cinta yang saat ini menjadi buah bibir para sasterawan gadungan dalam karya –karya mereka, dan bukan diperankan oleh artis dalam filem-filem mereka, dan juga bukan rayuan-rayuan gombal yang menjadi pemanis dalam kencan para ABG. Mereka sangatlah jauh dari makna cinta yang sudah aku jelaskan. Cinta menurut mereka tidak lebih dari curi-curi pandang dan jelalatan mata. Mereka memahami cinta sebagai hal yang muncul secara mengendap-ngendap dikala pangawasan agama dan harga diri kendor dan bersembunyi tatkala kemuliaan agama dan semangat untuk menikah muncul kepermukaan.
Cinta versi mereka merupakan kata-kata yang dihias sebagai perangkap untuk menjaring korban baru setiap pekanya. Andai cinta versi mereka ini ditempatkan dalam bentuk visual niscaya akan tampak sebuah tipu daya, nista, pelecehan yang buruk. Jika engkau bertanya bertanya padaku tentang cinta ini, maka ketahiulah bahwa tiu tidak lebih merupakan sebuah penipuan terselubung yang dikemas dala bentuk perasaan yang sedang menderita.
Dan apakah ini sama dengan cinta yang sudah aku jelaskan panjang lebar padamu ? Cinta yang menjadi buah bibir dan dielu-leukan manusia tidak lain merupakan sebuah ungkapan yang sangat nol etika dan nrma sera penuh berisi kejelekan. Cinta merupakan bagian dari manusia yang tersimpan dalam relung hati yang menumbuhkan kebaikan dihati, menjaga keluhuran hati dan menanam benih-benih kasih sayang dan rasa kemanusiaan setelah terlepasnya prasaan egoisme dan mau menang sendiri yang telah mengakar kuat didalam hati. Dengan ini semua, cinta meruoakan pondasi paling kokoh untuk membangun sebuah keluarga, perekat paling handal untuk mempersatukan bangsa, dan bahan bakar terampuh untuk meledakkan sumber-sunber kebijaksanaan dan mengasah cita rasa sastera.
Namun hari ini cinta menjadi bagian dari pangicu tindakan vulgar yang membangkitkan hasrat-hasrat nafsu sekaligus merendahkan keluhuran jiwa yang dimilikinya. Kemudan ia menjadi incaran bagi para perampok. Kamu bisa menemukan faktor pemicunya disetiap jalan raya, gang, dan tempat keamaian manusia. Dengan ini semua, cinta berubah menjadi penghancur paling handal bagi kepribadian individual dan masyarakat, serta bahaya menakutkan bagi pembentukan suatu keluarga dan rumah tangga.
Dan apa yang enkau dengar dari penutura para pemabuk "cinta" ini tenang penderitaan dan kesengsaraannya itu hanya merupakan efek dari rasa cemburu yang menjadi tabiat manusia dan sama sekali bukan dampak datri cinta yang mereka sangka.
Meningkatnya tensi kecemburuan salah satu diantara mereka-para pemabuk "cinta" ini disebabkan apa yang sudah aku sebutkan bahwa "cinta" yang mereka gandrungi merupakan incaran bagi para perampok dalam suasana yang sangat bebas : seorang perempuan manis tersenyum dihadapan kekasihnya dalam jangka  waktu relatih singkat serta dihiasi dengan mimpi-mimpi indah. Kemudian tak berselang lama kekasihnya tersebut di kagetkan dengan senyuman siperempuan pada pria lain. Lantas rasa cemburunya membuncah sampai keubun-ubunnya dan dia dikuasai oleh perasaan menderita, selanjutnya Ia merangkai bait-bait lagu sebagai ungkapan hatinya yang sedang menjerit kesakitan. Ia mengira bahwa dirinya sedang merasakan penderitaan cinta yang membara dalam hatinya. Padahal yang ia rasakan adalh buntut kecemburuan yang disebabkan lingkungan yang tidak laya huni.
Alangkah jauh bedanya antara cinta yang ini dan cinta yang itu bagi orang yang mengetahui….Siksaan cinta yang sesungguhnya membawa siempunya manuju tempat yang dipenuhi perasaan rela dan semangat penuh harapan. Sang pecinta sejati bernafas melalui tetesan air mata, bernyanyi dengan derita, berdendangdengan perasaan. Dan ini merupakan alunan nada terbaik yang dikenal oleh manusia dan bunga teindah yang mekar ditaman mereka. 

Sedangkan siksaan rasa cemburu itu membelenggu korbannya dan menahannya didalam penjara yang gelap menakutkan, mengiris-ngiris hatinya dengan kedengkian serta memenuhi isi kepalanya dengan berbbagi cara untuk melampiaskan dendamnya. Dan ini merupakan racun bagi masyarakat, wabah penyakit bagi kesehatan mereka dan bahaya yang mengancam kebahagiaan warga masyarakat.
Si pemuda tadi berkata kepadaku - sedang kilauan matanya memancarkan kilauan busuk sinis : "saya melihatmu - wahai tuan sangat ahli dalam masalah ini ", aku menjawab : segala puji hanya kepada Allah yang memang pantas atas segala bentuk pujian dan dalam segala kondisi " Aku bersyukur padaNya, sebagai seorang hamba yang meyakini bahwa ia sepenuhnya hanyalah milik Tuhannya baik dalam keadaan senang maupn sulit. Pemuda tadi memandangku da menunggu tambahan penjelasan dariku kemudian aku bilang padanya :"cukuplah apa yang sudah engkau dengar".

Baca Juga Artikel Berkut

2 komentar:

Anonymous said...

masyaAllah,, n n

Jacob said...

1978 Mercury Marquis AC Compressor
Hi, cool post. I have been thinking about this topic,so thanks for sharing. I will probably be subscribing to your blog. Keep up great writing!!!

Post a Comment

 
oleh Ahadan blog | Bloggerized by Ahadan | ahdan